Waspada ! Jalan Depan Kantor Kecamatan Haurwagi Rawan Kecelakaan Lalulintas

0
155
Korban Laka Lantas di depan kantor Kecamatan Haurwangi yang mengalami luka serius

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Jalan Raya Ciajur-Bandung, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Haurwangi, Kampung Cipeuyeum Desa Kertasari Kecamatan Haurwangi Cianjur Jawa Barat, rawan kecelakaan lalulintas. Hingga tiap bulannya tidak kurang dari tiga kejadian kecelakaan lalulintas. Seperti tabrakan kendaraan motor dengan motor atau motor dengan mobil dan tabrakan lainnya.

Seperti halnya pada Senin (12/02)  sekira pukul 17.00 WIB. Terjadi tabrakan motor Honda Verza, No Pol D 6242 UCF dengan motor Yamaha Jupiter MX, No Pol. F 2639 FX yang mengakibatkan dua orang pengemudinya mengalami luka yang serius, hingga dibawa ke RSU Cianjur. Tidak hanya itu saja, sehari sebelumnya telah terjadi pula tambrakan motor dengan motor di tempat yang sama.

Salah seorang pegawai Kecamatan Haurwangi, UU Lukman (33) mengatakan, memang benar di jalan raya depan kantor Kecamatan Haurwangi, sering terjadi kecelakaan lalulintas. Baik tabrakan antar kendaraan maupun jatuh dari motor dengan kecepatan tinggi. Bahkan sampai ada yang meniggal dunia dan ada pula yang kendaraan terlempar ke pinggir jalan, hingga kendaraannya terbalik.

Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di sekitar depan Kantor Kecamatan Haurwangi, membuat warga sekitar menjadi kaget. Karena hampir tiap hari terjadi kecelakaan lalulintas. Seperti motor Honda dengan Yamaha dan kemarin di tempat yang sama telah terjadi jabrakan motor dengan motor. “ Hingga tiap bulannya terjadi kecelakaan lalu lintas di depan kantor kecamatan 3 sampai 4 kali kejadian,” jelas Uu Lukman.

Sementara itu, tokoh masyatakat Desa Kertasari, Mahram (50) mengatakan,  memang benar di jalan raya Cianjur – Bandung, antara pintu kereta api Cipeuyeum samapi belokan dan pertigaan Ramasari, sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Baik tabrakan maupun jatuh hingga mengakibatkan korban jiwa.

Sering terjadinya kecelakaan lalu lintas itu diduga karena banyak faktor. Diantaranya, jalan lurus, banyak pohon yang berjejer di kanan kiri jalan ( kakija) yang rindang. Hingga daunnya menghalangi rambu lalu lintas. Selain itu, adanya jalan desa yang baru dibangun, diduga menimbulkan adanya mitos. Yaitu ada kepala tanpa badan yang sering menampakan menggelinding di tengah jalan raya tersebut.

Karena itu, diharapakan pada PU Biamarga agar pohon yang daunnya menghalangi rambu lalu lintas segera dipangkas. Terutama yang di pertigaan jalan desa yang baru dibangun. Selain itu juga segera dibangun gapura. “ Sekalian bila ada paranormal mohon mahluk halus  segera diusir atau dijinakan, supaya di ruas jalan raya tersebut terkesan aman,” kata Mahram.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here