Warga & Karang Taruna Desa Mekarsari Kelola Wisata Air Dawuan

0
223
Setiap hari libur, Dawuan seakan jadi daerah wusata yang banyak dikunjungi masyarakat

Laporan : Shopi/Shandi

Cianjur, metronusantara.com – Karang Taruna 05 dan 010 Warung Batu Desa Mekarsari Kecamatan Cianjur Kota, bergabung untuk mengelola wisata air irigasi Dawuan. Wisata air ini terletak diantara Kampung Warung Batu dan Kampung Raweuy. Anggota Karang Taruna ini berpikir, jika dikelola dengan baik dan benar,  wisata air tersebut bisa menjadi salah satu sumber pendapatan desa.

Berkat adanya media sosial, banyak pengunjung yang mengunggah photonya saat berlibur di Dawuan. Sehingga mampu mengundang banyak pengunjung, baik dari lokal maupun luar kota yang ingin berwisata ke tempat itu.

Melihat estimasi pengunjung yang sangat antusias dengan wisata air Dawuan ini, Karang Taruna dan warga sekitar berinisiatif untuk mengelolanya. Karena dengan adanya potensi seperti ini diyakini bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Awalnya destinasi wisata ini, buah dari hasil kerja bakti (Jumsih) masyarakat dan Karang Taruna. “ Setelah semua tertata rapi, mulailah banyak pengunjung,” kata Ketua RT 001/10 Desa Mekarsari, Dasep Hendarsyah.

Sebetulnya, lanjut Dasep, ia sudah menyampaikan destinasi wisata air ini ke kepala desa dan Pemerintahan Desa Mekarsari. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan. “ Padahal kalau dijadikan BUMDES, saya yakin bisa menambah penghasilan desa dan bisa mensejahterakan warga setempat,” imbuhnya.

Ditemui di lokasi wisata air Dawuan beberapa waktu lalu, Ketua Karang Taruna Desa Mekarsari Adang Mustofa mengatakan, bagi Karang Taruna dengan adanya destinasi wisata air ini merupakan aset daerah yang cukup menjanjikan. “ Apalagi kalau melihat antusias pengunjung yang sangat bagus, kami berinisiatif untuk membenahinya,” ucap Adang.

Beberapa fasilitas yang ada saat ini murni hasil swakelola masyarakat dan Karang Taruna. Estimasi pengunjung destinasi wisata air saat ini, kurang lebih mencapai 1000 pengunjung setiap minggunya.

Masih dikatakan Adang, berangkat dari swadaya masyarakat dan Karang Taruna, diharapkan lokasi wisata air Dawuan ini kedepannya bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat setempat dan desa.

Ketua Pengelola Lokasi Wisata Air Dauan Muhamad Yopi mengatakan, selama ini pihaknya masih mengandalkan hasil swakelola saja, belum ada bantuan dari pihak mana pun.

Ia mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah desa setempat dan dinas kepariwasataan untuk pembenahannya. Karena lokasi wisata air

Dawuan ini, merupakan satu-satunya lokasi wisata alami yang ada di tengah Cianjur kota.

Mengenai laporan kepada pemerintah desa, Yopi mengaku sudah dilakukan. Baik secara lisan maupun tulisan. Namun sayang, hingga saat ini belum ada respon dari kepala desa.

“ Padahal pihak kecamatan dan dinas pariwisata sudah mengetahui bagaimana keramaian di wisata air Dawuan ini,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here