Tiap Bulan Nabung Rp 10 Ribu Bisa Santuni 749 Anak Yatim Piatu

0
216
Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar turur berpartisipasi meemberikan santunan pada anak yatim piatu

Laporan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com -Sebanyak 749 anak yatim dari 64 SD se Kecamatan Cibeber disantuni para guru PNS dan Kepala Sekolah. Pemberian santunan itu dilakukan Alun-Alun Cibeber Desa Cihaur Kecamatan Cibeber Cianjur Jawa Barat, Jumat (6/10).

Agenda tahunan tersebut merupakan Gema Muharam 1439 H yang biasa dilaksanakan guru PNS yang menabung setiap bulannya 10 ribu di koperasi PGRI.  Dari tabungan yang terkumpul di panitia, lalu disisihkan sebagian untuk menyantuni anak yatim.

Kegiatan ini dilakukan para di Cibeber merupakan kegiatan yang ke empat kalinya. Pemberian santunan itu digelar setiap tahun menjelang awal bulan Tahun Hijriah.

Para guru PNS yang tergabung di PGRI Kecamatan Cibeber, meliputi UPTD, unsur Muspika Cibeber dan para donatur. Nampak hadir,  Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur.

Kedua pejabat teras Kabupaten Cianjur itu terharu menyaksikannya. Bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata saat Bupati Cianjur  memberikan santunan kepada anak yatim sebagai simbolis.

Ketua Panitia Santunan Yatim Piatu, Rahmat Edia Mulyadi mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua unsur elemen terutama para guru PNS dan donatur yang telah menyisihkan rizkinya setiap bulannya. Karena dari dana yang dikumpulkan di koperasi itu, pihaknya bisa menyelenggarakan Gema Muharam yang diisi dengan acara pemberian santunan pada anak yatim piatu.

” Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang turut serta dalam kegiatan ini, khususuanya para guru PNS yang telah menyisihkan rizkinya setiap bulan demi menyantuni anak yatim,” kata dia disela kegiatan berlangsung.

Menurut dia, acara  santuni anak yatim tersebut sudah menjadi agenda tahunan yang biasa diselenggarakan dengan melibatkan UPTD Kecamatan Cibeber, Ketua PGRI Cibeber dan Ketua K3S (Ketua Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Cibeber).

“A cara ini sudah menjadi agenda tahunan untuk menyantuni anak yatim.Bahkan ini sudah ke empat kali,”ujarnya.

Sementara itu Ketua UPTD Kecamatan Cibeber Suhanda mengatakan, gagasan acara santuni anak yatim ini sudah berjalan 4 tahun. Biasa diselengarakan tepat pada 10 Muharam 1439 H. Namun sekarang digeser mengingat  banyaknya kegiatan di setiap-setiap sekolah,

” Ini sudah jadi gagasan kegiatan santuni anak yatim setiap tahun, bahkan sudah berjalan 4 tahun,” ujar Suhanda.

Menurut Suhanda, anak yatim ini sudah menjadi kewajiban kita untuk disantuni. Karena jangan hanya menyayangi saja, sebagai umat muslim harus mau barbagi rizki sama mereka. Semoga yang diluar sana yang belum berbagi sama anak yatim bisa terketuk hati bisa menyisihkan sedikit rizkinya.

” Anak yatim ini sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat muslim untuk menyayangi dan berbagi sama mereka. Semoga saja yang belum berbagi bisa terketuk hati bisa menyisihkn rizkinya buat anak yatim,” ucap dia.

Hal senada diungkapkan Ketua PGRI Kecamatan Cibeber Nana Sumarna. Nana menambahkan, kegiatan ini merupakan jelang tahun baru Islam dan jelang HUT PGRI ke 72. Salah satu programnya adalah menyantuni anak yatim dari setiap SD yang ada di Kecamatan Cibeber.

Untuk itu, lanjut Nana, para guru menabung setiap bulan 10 ribu dan terkumpul di panitia kegiatan. Selain itu, ada pula donatur yang terketuk hatinya dan ikut menitipkan rizkinya untuk menyantuni anak yatim.

” Kegiatan santunan ini menjelang tahun baru islam dan jelang HUT PGRI ke 72, salah satu programnya  dengan menyantuni anak yatim dari setip SD se Kecamatan Cibeber,” jelas Nana.

Nana berharap, ditahun berikutnya acara santuanan yatim ini bisa meningkat. Bagi Siapa saja yang belum berbagi dengan anak yatim bisa terketuk hatinya melewati santunan yang sekarang digelar.

” Saya berharap, kegiatan santunan tahun berikutnya ada peningkatan lagi dan semoga saja yang belum mau berbagi dengan anak yatim terketuk hatinya melewati santunan yang sekarang digelar,” harapnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here