Tempat Paling Utama Bagi Pendidikan Adalah Keluarga

0
183

Laporan : Admin

Bandung, metronusantara.com – Keluarga merupakan komunitas terkecil dari masyarakat. Keluarga berperan sebagai tempat pendidikan pertama dan paling utama bagi anak-anak. Dari keluarga, seorang anak mulai menerima pelajaran etika, moralitas dan nilai nilai kehidupan lainnya yang cenderung selalu diingat dibanding lembaga lembaga pendidikan formal.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial pada acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke – 24 tingkat Kota Bandung dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tahun 2017 di Hotel Grand Asrilia, Minggu (8/10) lalu.

Lebih lanjut Oded mengatakan,, sebagai orang tua harus mampu memberikan edukasi dan bimbingan yang baik agar pola pikir maupun tingkah laku anak anak menjadi baik. Karena tempat yang paling tepat untuk mendidik yaitu dalam keluarga.

” Karena itu peringatan Harganas menjadi momentum refleksi diri terhadap apa yang telah, sedang maupun akan dilakukan terhadap keluarga, khususnya dalam menguatkan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Menurut Oded, salah satu kokohnya keluarga yaitu intelektual nya terjaga, asupan gizinya baik dan terjaga kualitasnya pendidikan.

” Insyaallah jika kita sehat dan berintelektual maka ketahanan keluarga akan kuat, yang terpenting sebagai orang tua harus mampu mengedukasi sebaik mungkin,” jelasnya, seraya menyebutkan, ketahan negara akan berhasil ketika mulai dibangun dari keluarga.

” Jadi keluarga kita harus dibangun sebagai bukti fundamental, pondasi pembangunan sebuah bangsa yang adanya di keluarga.” Kata Oded.

Oded berharap, peringatan Harganas bisa menginspirasi untuk meningkatkan kualitas keluarga yang pada hakekatnya bisa meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan negara.

” Saya harap kegiatan ini bisa memberikan edukasi bahwa keluarga merupakan kelompok penting dan dasar dalam pendidikan anak.”ujarnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung Edi Marwoto mengatakan, keluarga maupun menguatkan kehidupan ekonomi dan aspek aspek kehidupan lainnya. Itulah sebabnya pembangunan bangsa harus berawal dari keluarga. Sekurang-kurangnya melalui penciptaan iklim kehidupan yang membuktikan kreativitas dan inovasi tumbuh dengan baik.

” Maka dari itu kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan komitmen dan dukungan terhadap pembangunan bidang kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di kota Bandung.” ujarnya.

Edi menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran serta seluruh stakeholder mitra kerja dan masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan pertahanan. Sekaligus meningkatkan penentuan melalui pelaksanaan delapan fungsi keluarga sebagai dasar ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Adapun 8 fungsi keluarga diantaranya, agama, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, lingkungan, perlindungan dan kasih sayang.

” Diharapkan fungsi tersebut bisa berjalan di setiap keluarga dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari,”pungkas Edi.

Acara Harganas Tingkat Kota Bandung dimeriahkan oleh 30 booth Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Selanjutnya, Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah  secara simbolis memberikan piagam Pengelola Program Kependudukan dan Ketahanan Keluarga Terbaik Tingkat Kota Bandung Tahun 2017.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here