Tak Ada Perang Bintang Pada Pilkades Mekargalih

0
211
Para Balon Kades saat mengikuti Seleksi Akademis yang diselenggarakan di Universitas Suryakencana (Unsur) Cianjur

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Cianjur akan segera dilaksanakan. Di Kecamatan Ciranjang ada tiga desa yang akan menggelar acara Pilkades. Yaitu, Desa Ciranjang, Mekargalih dan Sindangjaya.

Pada Pilkades Mekargalih, banyak pihak yang menyorotinya. Pasalnya, pihak panitia Pilkades Mekargalih mampu menjaring 10 Bakal Calon (Balon) Kades  juga bertabur bintang. Hingga banyak pihak yang menyebutkan, pelaksanaan Pilkades Mekargalih akan terjadi perang bintang.

Namun ternyata, dugaan akan terjadi perang bintang pada Pilkades Mekargalih itu meleset. Karena Balon Kades yang dianggap sebagai bintang, kandas di tengah jalanan. Sebab saat mengikuti test akademis di Universitas Suryakencana (Unsur) Cianjur kemarin, tidak masuk nominasi 5 besar.

Sedangkan yang tidak tergolong bintang, seperti Taryat Bibrata, Dedi Mulyadi, Ahmad Susman, H. M. Mamun dan Asep Saepullah, masuk nominasi 5 besar. Untuk itu, mereka inilah yang berhak menjadi Calon Kades Mekargalih.

Salah seorang pengamat Pilkades di Kecamatan Ciranjang, Winarko (51) mengatakan, pencalonan pada Pilkades memang cukup unik.  Karena ruang lingkupnya cukup sempit, hingga pihak pemerintah mempuat aturan Pilkades yang cukup menjelimet. Balon Kades yang lebih dari 5 orang maka diwajibkan mengikuti seleksi test akademis untuk menentukan  Balon menjadi Calon.

Test akademis dilaksanakan pihak panitia atau dilaksanakan pihak lembaga yang berkompeten. Maka  dengan demikian tentu saja akan ada yang gugur ditengah perjalanan saat mengikuti tahapan Pilkades.

Seperti pada pelaksanaan penjaringan Balon Kades Mekargalih. Banyak pihak yang menyebutkan, pada Pilkades Mekargalih akan terjadi perang bintang. Karena ada Balon Kades yang memiliki kekuatan Ormas tertentu. Namun ternyata, perang bintang tersebut digagalkan dengan test akademis.

Sementara yang tidak tergolong para bintang, lolos seleksi akademis. Mereka inilah yang nanti bakal bersaing memperebutkan simpati masysrakat, untuk menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di Desa Mekargalih.

“ Kami berharap, seluruh Balon Kades Mekargalih yang kesuksesannya tertunda,  mohon sabar, legowo dan semoga banyak hikmah untuk merajut kehidupan masa yang akan datang yang lebih baik,” ucap Winarko.

Sementara itu, Camat Ciranjang Saepul Anwar mengatakan, perang bitang dalam pelaksanaan Pikades Mekargalih, Ciranjang dan Sindangjaya, itu hanya sebagai sebutan berbagai pihak elemen masyarakat belaka.

Tapi yang lebih penting, yaitu pelaksaan Pilkades Mekargalih, Ciranjang dan Sindangjaya terlaksana dengan kondusif. Selain itu pihaknya mengharapkan pada seluruh Balon Kades Mekargalih dan Ciranjang, yang kesuksesannya tertunda diharapkan memiliki jiwa yang legowo.

Karena, seleksi tambahan akademis itu merupakan suatu tahapan yg sesuai dengan  perundang-undangan. Apabila bakal calon lebih dari 5 orang harus dilakukan seleksi tambahan.

Pemkab Cianjur melalui DPMD telah menjalankan fungsinya dengan memfasilitasi pelaksanaan seleksi bekerjasama dengan lembaga perguruan tinggi untuk menjaga netralitas

Hingga Panitia Piklades Ciranjang telah berhasil menjaring 5 Balon Kades. Yaitu, Iwan Yusup, Ir. Asep Gumelar, H. Deden Ependi SH, Endang W dan Agus Kusmawan.

“ Sedangkan Calon Kades Mekargalih yaitu, Taryat Bibrata, Dedi Mulyadi, Ahmad Susman, H. M. Mamun dan Asep Saepullah, seluruh Balon tersebut akan menjadi dasar bagi panitia untuk penetapan balon menjadi calon,” ucap Saepul Anwar, pada awak media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here