Sulit Sadarkan Warga Untuk Membuang Sampah Pada Tempatnya

0
87
Tulisan Dilarang Membuang Sampah, nampaknya tak dihiraukan warga

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Cara membuang sampah yang benar, itu tidak hanya dianjurkan pihak pemeintah saja, melainkan agama pun menganjurkannya untuk membuang sampah pada tempatnya. Namun sayang, hal tersebut sepertinya banyak diabaikan warga. Terbukti masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan. Anehnya, hal tersebut dianggap lumrah dan tak bermasalah.

Hal itu dapat dilihat di pinggir Jalan Raya Cianjur-Bandung. Tepatnya di Kampung Andir Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang. Bahu jalan raya dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum warga yang tidak bertangung jawab.

Hingga tumpukan sampah yang sudah menggunung, belum lama ini dibuang Pemerintahan Desa Cibiuk dengan menggunakan dua armada milik dinas kebersihan Cianjur. Hingga lokasi tersebut terlihat bersih dan langsung dipagar dengan anyaman bambu dan ditempeli beberapa papan pengumuman dengan bertuliskan, ” Dilarang Membuang Sampah,”.

Namun sayang, baru saja satu hari selesai dipagar, puluhan bungkus dan belasan karung plastik sampah berserakan dipinggir jalan yang sudah dipagar. Karuan saja hal itu membuat heran banyak pihak. Utamanya jajaran Pemerintahan Desa Cibiuk.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Cibiuk yang rumahnya berada di pinggir jalan raya, Sobur (57) mengatakan, beberapa tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan raya Andir Desa Cibiuk, itu berawal buangan dari warga setempat. Diharapkan, pada pagi harinya akan diangkut armada milik dinas kebersihan Cianjur. Namun sayang, armada pengangkut sampah datangnya hanya sepekan dua kali. Bahkan kadang sepekan sekali.

Karena itu, tentu saja sampah tersebur menjadi menggunung. Karena selain telat datangnya armada juga banyaknya warga luar Desa Cibiuk yang membuang sampahnya ditumpukan sampah yang ada di piggir jalan raya.

Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan Pemerintahan Desa Cibiuk, dapt membentuk Satgas sampah. “ Selain untuk menjaga warga lain membuang sampah di wilayah Cibiuk, juga akan mampu memonitor warga yang membuang sampah di lingkungan ke RT-an nya masing-masing,” ucap Sobur pada wartawan.

Sementara itu, Kepala Desa Cibiuk, Yandi Ruhyandi Z menjelaskan, sampah yang menumpuk di pinggir jalan Cianjur-Bandung, tepatnya di Kampung Andir, Desa Ciranjang itu sebahagian besar buangan sampah luar warga Desa Cibiuk. Karena warga Desa Cibiuk telah memiliki tempat pembuangan sampah di setiap ke RT-an dan tiap bulan diberi pembinaan tentang cara membuang sampah yang benar.

Belum lama ini, pihaknya mengaku telah membuang sampah yang menggunung di pinggir jalan raya dengan menggunakan dua armada milik Dinas Kebersihan Kabupaten Cianjur. Kemudian tempat tersebut langsung dipagar dengan anyaman bambu dan ditempeli beberapa papan nama bertuliskan, ” Dilarang membuang sampah.” Tapi ternyata pagi harinya terlihat belasan karung dan puluhan kantung plastik yang berisikan  sampah rumahan, berserakan di tempat tersebut.

Yandi menegaskan, sampah tersebut, diduga dibuang oknum warga luar Desa Cibiuk. Mereka itu sengaja membuangnya di tempat tersebut, sambil berangkat menuju pasar Ciranjang dengan menggunakan motor dan mobil milik pribadi. Karena itu, Yandi merasa jengkel dan suatu saat Yandi akan menugaskan Trantrib desa untuk piket menjaga tempat sampah. Supaya yang membuang sampah ditangkap dan diberi arahan supaya tidak membuang sampah sembarangan.

” Ternyata menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan itu tidak semudah membalikan telapak tangan,” ucap Yandi Ruhyandi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here