Sudah Empat Hari Kantor DPRD Cianjur Sepi

0
111
Kantot DPRD Kab. Cianjur

Laporan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com – Sudah empat hari gedung DPRD Kabupaten Cianjur nampak sepi dan pintunya terkunci rapat. Anggota Dewan dari Komisi I sampai Komisi IV berangkat studi banding ke pulau Bali. Selain itu, berdasarkan pantauan pada Kamis (22/02), Sekertariat DPRD pun tak nampak. Semua berangkat Gotong royong lobaan (Gorol) ke Desa Mayak Kecamatan Cibeber. Kantor wakil rakyat ini hanya menyisakan dua orang penjaga Satpam.

Hal itu menunjukan ketidak seriusan seorang pejabat legislatif sebagai wakil masyarakat Cianjur. Terbukti dengan  ramai-ramai meninggalkan kantor DPRD hingga kantor terlihat sepi seperti rumah hantu.
” Semua pejabat hari ini mau kerja bakti di Cibeber,” kata seorang pegawai  yang tak mau disebut namanya sambil bersiap-siap juga hendak pergi, Kamis (22/02).

Berdasarkan informasi, anggota Komisi I berangkat ke Kabupaten Tabanan, Komisi II ke Kota Denpasar, Komisi III ke Kabupaten Badung dan Komisi IV ke Kota Denpasar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Deden Nasihin, menyayangkan kalau sampai gedung DPRD kosong. Menurut dia, anggota Dewan memang berangkat ke Bali karena kebutuhan studi banding dan sudah diputuskan melalui Badan Musyawarah.
” Kalau urusan Setwan tidak diputuskan dalam Bamus. Seharusnya tidak ada urusan dengan Gorol sehingga gedung Dewan tidak kosong,” kata Deden kepada wartawan, Kamis (22/02).
Deden menambahkan, keberangkatan studi banding ke tempat yang sama tidak ada masalah. Lagi pula, kata Deden, meskipun sama ke Bali, tujuannya berbeda.

” Waktunya pun tidak berbarengan. Komisi I dan III ke Tabanan dan Badung, Senin-Kamis, sedangkan Komisi II dan IV ke Denpasar, Selasa-Jumat,” imbuhnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Atep Hermawan Permana, menjelaskan, komisinya melakukan studi banding ke Kabupaten Badung untuk mempelajari tata kelola perparkiran dan infrastruktur.

” Kami punya kepentingan mempelajari tata kelola perparkiran dan pembangunan infrastruktur di Kuta, Kabupaten Badung, karena di Cianjur sedang fokus pada dua masalah tersebut,” kata Atep.
Sementara Wakil Ketua Komisi I, M Isnaeni, mengatakan, komisinya studi banding masalah BUMD. ” Karena pengelolaan BUMD di Tabanan sangat bagus,” kilah Isnaeni.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here