Siswa SMKN 1 Sukaluyu Berhasil Ciptakan Alarm Anti  Maling

0
1320
Moechamad Yoga Afrijal Hakim siswa SMK Negeri 1Sukaluyu Kec. Sukaluyu Cianjur

Laporan : Sam Apip

 Cianjur, metronusantara.com –

Akhir-akhir ini pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sering terjadi. Tak di kampung atau di kota, pemilik kendaraan bermotor dipusing dengan ulah pelaku curanmor. Padahal, berbagai upaya pencegahan telah dilakukan pemilik kendaraan bermotor. Tapi tetap saja kebobolan. Lengah sedikit kendaraan raib digondol maling.

Namun kini pemilik kendaraan bermotor bisa tenang menyimpan kendaraan tanpa rasa takut akan kehilangan kendaraan kesayangannya.

Pasalnya, Moechamad Yoga Afrijal Hakim (16), siswa SMK Negeri 1Sukaluyu Kec. Sukaluyu Cianjur, telah berhasil menciptakan alat anti maling.  Alat sensor anti maling tersebut dipasang secara rahasia pada body sepeda motor atau mobil.

Siswa kelas 11 jurusan  Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) ini mengatakan, sepeda motor atau mobil yang dipasang alat buatannya, baru bisa menyala jika disentuh oleh tangan pemilik kendaraan.

Karuan saja, dunia otomotif pun dibuatnya geger dengan keberhasilan Yoga menciptakan alat anti maling tersebut. Sontak, nama Yoga pun jadi dikenal banyak pihak.

Tentunya hal tersebut bukan saja menjadi kebanggaan orang tua dan sekolahnya, tapi juga jadi kebanggaan kota  Cianjur kota kelahirannya. Nama Cianjur pun jadi harum atas keberhasilan Yoga menciptakan alat anti maling.

Yoga saat dihubungi mengatakan, terciptanya alat sensor anti maling kendaraan bermotor itu karena terinspirasi dari banyaknya motor dan mobil yang hilang dicuri maling saat diparkir pemiliknya.

“ Selain dicongkel  dengan mengunakan kunci leter T,  juga banyaknya begal motor yang beroperasi  jauh dari keramaian, hal itu membuat saya terpanggil untuk membantu keamanan  dan kenyamanan pemilik kendaraan saat menyimpan kendaraannya,” jelas Yoga pada metronusantara.com, beberapa waktu yang lalu.

Dari rasa kehawatirannya itu, ia sering  membaca buku dan  maembuka jaringan internet. Maksudnya untuk mencari petunjuk bagaimana caranya ia  dapat membuat alat  pengaman kendaraan bermotor dengan harga yang relatif murah agar terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Namun hal itu sulit untuk dipraktekan. Karena harus banyak alat yang digunakannya. Setelah ditelaah dan dicoba selama kurag lebih satu bulan, ternyata hasilnya tak sia-sia. Kerja keras dan jerih payahnya mulai memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Yoga mampu membuat alat untuk mematikan mesin motor dan mobil dalam keadaan kunci kontaknya aktif.

Namun tidak  cukup sampai disitu, karena untuk menyalakan mesinnya harus dengan distater. Kembali Yoga pun harus berpikir keras  hingga akhirnya ia menemukan teori lain. Yaitu menyalakan   kendaraan dengan sentuhan tangan  si pemilik kendaraan dengan sistem sensor.

“ Setelah melakukan uji coba beberapa kali, langsung saya laporkan pada guru praktek di sekolah dan sekarang saya telah mampu membuat puluhan  kunci rahasia  dari alat sederhana,  yang diberi nama kunci rahasia anti maling dan rampok,” ucap Yoga.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Sukaluyu, H. Maman Supratman mengatakan, keberhasilan Yoga itu merupakan prestasi yang membanggakan semua pihak.

Maman juga menjelaskan, kunci rahasia sederhana ciptaan Yoga itu diciptakan  dengan sistem sensor. Yaitu dengan dua titik  alat yang dipasang kabel alat sensor. Kemudian jika disentuh tangan dengan bersamaan  atau  cara bergantian, maka mesin motor atau mobil bisa hidup,  asalkan kunci kontaknya dalam keadan on.

“ Kami berharap, siswa lain mampu mengikuti langkah Yoga, menciptakan sesuatu yang berguna bagi diri sendiri mau pun orang lain. Mari kita berlomba dengan sehat dalam menciptakan  berbagai karya nyata,” ujarnya menegaskan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here