Rizal & Irsad Siswa SLB, Berprestasi Dalam Pecak Silat

0
62
Rizal & Irsad

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Keterbatasan phisik dan keterbelakangan metal  bukan  merupakan halangnan untuk menggapai prestasi. Buktinya lihat saja Rizal (15)  Kelas VII dan Irsad (11) Kelas V,  siswa Sekolah Luar Biasa  (SLB) Cahaya Gemilang Pertiwi, Kampung Kajar-Kajar, Desa Kertasari, Kecamatan Hurwangi, Cianjur Jawa Barat. Meski menderita tuna rungu, tapi kedua  siswa SLB tersebut, mampu meraih  prestasi. Yaitu juara pada lomba seni bela diri Pencak Silat Tingkat Kabupaten Cianjur.

Tidak hanya itu saja, kedua siswa  SLB tersebut  sering tampil di berbagai event yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur. Seperti  pada acara  pameran pendidikan tingkat Kabupaten Cianjur April 2017.  Keduanya  tampil dengan dibantu gerakan literasi. Hingga  mampu menampilkan  gerakan silatnya dengan baik dan layaknya seperti pesilat normal lainnya.

Prestasi dua siswa tersebut, bukan saja menjadi kebanggaan dirinya beserta teman. Tapi juga merupakan kebanggaan seluruh guru dan kedua orang tuanya masing-masing.

Kepala SLB  Cahaya Gemilang Pertiwi, Neneng Fitria Ekasari mengatakan,  melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada seluruh siswa SLB, itu harus  memiliki  kemampuan yang khusus.  Terutama harus sabar, telaten dan paham mengenai karakter seluruh siswanya. Jadi, mendidiknya lebih pada kareteristrik pengembangan siswa.

Seperti mengajarkan gerakan pencak silat pada dua orang siswa yang tuna rungu. itu dilaksanakan  dengan ketelatenan yang mengikuti karakter, bakat dan kemampuannya kedua anak tersebut. Hingga akhirnya mampu mendapat prestasi.

” Prestasi diciptakan oleh diri sendiri, tidak terkecuali dengan anak – anak berkebutuhan khusus, mereka hanya butuh strategi, bimbingan yang tepat dan diberi kesempatan untuk berkembang menunjukan potensi diri,” tutur Neneng.

Sementara itu, Kepala Desa Kertasari H. M. Rudayat menambahkan, dengan adanya dua orang siswa SLB  Cahaya Gemilang Pertiwi, pihaknya mesasa bangga dan bersyukur. Karena  adanya SLB di Desa Kertasari, itu  tidak sia-sia dan banyak mencetak karakteristik siswa disabilitas.

Siswa yang mengikuti belajar di SLB Cahaya Gemilang Pertiwi, itu tidak hanya warga Desa Kertasari saja. Melainkan  banyak siswa  yang memiliki keterbelakangan jiwa dan pisik dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Haurwangi, ikut belajar di SLB Cahaya  Gemilang Pertiwi.

“ Semoga saja kedepannya  SLB tersebut semakin berpresatasi dan berhasil mendidik seluruh siswanya,” ujar Rudayat.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here