Ribuan Petani Bojongpicung Terima Kartu Tani

0
272
nampak para petani Bojongpicung sedang antri menunggu giliran untuk mendapat kartu tani

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Sedikitnya 3500 warga yang datang dari 11 desa yang ada di  Kecamatan Bojongpicung, Kamis (28/12) menerima kartu tani yang dibagikan Bank Mandiri Kabupaten Cianjur. Pembagian kartu tani tersebut dilakukan di kantor   Balai Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan dan Holtikultura (BPBTPH) Kecamatan Bojongpicung.

Kartu tani tersebut nantinya  berguna  untuk  mendapatkan  harga subsidi sarana  produksi pertanian  (Saprotan). Seperti halnya, pupuk MPK. Urea, SP, Organik  dan Saprotan lainnya yang mendapat harga subsidi dari pemerintah. Sedangkan pembeliannya bisa dilakukan di kios-kios tertentu yang telah mendapat rokomendari dari pihak pemerintah dan Bank Mandiri.

Kepala BPBTPH  Kecamatan Bojongpicung,  Dede Sutisna (50) mengatakan, dengan adanya program bantuan pemerintah pusat, para petani akan dapat membeli dengan harga yang terjangkau. Untuk mengefektifkan harga subsidi Pupuk, maka pihak pemerintah mengharuskan para petani memiliki kartu tani. Maksimalnya para petani memiliki lahan sawah seluas 2 Ha.

Maka natinya, saat para petani berbelanja pupuk  ke kios yang telah ditunjuk pemerintah harus memperlihatkan kartu tani. Maka petani tersebut akan mendapatkan harga subsidi.

Para petani  di 11 desa yang ada  di Kecamatan Bojongpicung, ditargetkan sebanya 5000 orang  petani akan mendapat kartu tani. Sedangkan yang baru terdaftar sebanyak 3500 orang petani dan sebanyak 1338 orang petani saat ini juga kartunya sudah bisa diambil. Untuk itu para petani harus antri dan bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Maka dengan diluncurkanya kartu tani, diharapkan akan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. “ Hingga akhirnya mengarah pada meningkatkan kesejahtraan para petani itu sendiri,” jelas Dede pada wartawan.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Girimukti Desa Kemang, Opan Rohaendi (75) mengatakan, Gapoktan Girimukti membawahi 3 kelompok tani. Mereka ini  memiliki lahan sawah kurang lebih  seluas 350 Ha. Sedangkan para petani yang sudah terdaftar dan akan mendapatkan kartu tani sebanyak 105 orang petani. Sedangkan bagi petani  lainnya sedang dilakukan pendataan ulang yang nantinya akan masuk pada katagori susulan.

Diharapkan, dengan diluncurkannya kartu tani, harga pupuk dari pemerintah akan benar tersalurkan dengan efektif. Hingga para petani yang ada di Desa Kemang kesejahtraannya bisa meningkat.

Dilain pihak, Batuud  Serma Yeyet Suteryet  menjelaskan, seluruh anggota Koramil Bojongpicung yang bertugas menjadi Babinsa di setiap desa, seluruhnya diwajibkan untuk mengawal seluruh program pemerintah, untuk masyarakt.

Seperti program pertanian mengefektifkan subsidi harga pupuk, Urea, SP, KCL , Pupuk  Organik dan Saprotan lainnya. Hingga seluruh petani  yang memiliki luas lahannya maksimal 2 Ha akan  mendapatkan  kartu tani.

Semua itu dari mulai pendataan sampai pembagian kartu tani. Hingga sampai para petani mengolah tanah, menanan padi dan sampai panen, itu  seluruhnya dapat bimbingan.

“ Supaya seluruh para petani yang ada di Kecamatan Bojongpicung, ekonomi pertaniannya dan kesejahtraannya meningkat,” ungkap Yeyet pada wartawan kemarin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here