Puskesmas Cipeuyeum Sosialisasikan SBS  Kesetiap Desa

0
246
Petugas Puskesmas Cipeuyeum saat melakukan sosialisasi SBS ke penduduk Desa Kertamukti

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Adanya sebagian warga Kecamatan Haurwangi Cianjur Jawa Barat yang masih kurang sadar akan kebersihan lingkungan, termasuk Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Seperti melakukan BAB di sungai, sawah dan tempat lainnya yang tak pantas untuk BAB. Kalau pun di WC yang ada di dalam rumah, tapi dialirkan ke selokan irigasi.

Hal tersebut mendapat perhatian serius dari pihak pemerintahan setempat.  Untuk itu, jajaran Puskesmas Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi, Ketua Tim Penggerak PKK Desa dan  Kader Posyandu, sekarang tengah gencar melakukan sosialisasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

Bidan Puskesmas Cipeuyeum, Yayan Suryani (50), mengatakan, pihaknya beserta TP PKK desa dan Kader Posyandu yang ada di setiap desa, kini gencar melaksanakan sosialisasi SBS pada warga. Bahkan, sosialiasasi dilakukan hingga  kesetiap peloksok desa. Terutama ke pemukiman warga yang dianggap belum sadar cara tentang BAB.

Sebelum sosialisasi dilaksanakan, terlebih dahulu pihaknya melaksanakan musyawarah  dengan berbagai pihak, terutama yang ada di pemerintahan desa. Seperti pada Selasa (29/01,) pihaknya beserta Ketua TP PKK dan Kader Posyandu melaksanakan musyawarah. Setelah itu, lanhsung melaksanakan sosialisasi SBS di berbagai peloksok pemukiman warga yang ada di Desa Kertamukti.

Yayan menjelaskan,  pelaksanaan sosialisasi SBS, baru dilaksanakan di 4 desa. Sedangkan 5 desa lainnya yang ada di Kecamatan Haurwangi,  akan dilaksanakan pada program sosialisasi tahap dua.

“ Dengan adanya sosialisasi SBS, semoga seluruh warga Desa Kertamukti akan mampu melakukan BAB pada tempatnya, hingga kesehatannya meningkat,” tutur Yayan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Kertamukti, Rina Agustina mengatakan, memang benar ada beberapa kampung di Desa Kertamumti yang warganya masih belum sadar cara ber BAB. Untuk itu, pihaknya langsung melakukan sosialisasi SBS di lokasi tersebut.

Setelah dilaksanakan sosialisasi  SBS, banyak warga Desa Kertamukti yang sadar. Hingga dalam waktu dekat akan membuat spithang dan bak tertutup pembuangan kotoran.

“ Selain itu, di setiap lingkungan  ke RT akan membuat WC Umum yang nantinya bisa digunakan warga yang sama sekali tidak memimiliki WC pribadi,” ucap Rina Agustina.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here