Puluhan Hektar Padi Di Desa Cibiuk Mati Diserang Wereng

0
314
Puluhan hektar sawah di Desa Cibiuk diserang hama wereng

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com –  Dua puluh hektar tanaman padi usia 65 Hari Setelah Tanam (HST),  di hamparan Kelompok Tani Sugih Blok Kepuh Desa Cibiuk Kecamatan, Ciranjang Cianjur Hawa Barat, sekarang ini mendadak menguning  terserang hama wereng coklat. Hingga para petani terlihat bingung. Karna musim tanam padi sekarang akan gagal panen,

Padahal, jauh sebelumnya upaya antisipasi pencegahan telah dilakukan para petani dibantu pihak BPP Kecamatan Ciranjang,  Pemerintahan Desa, Babinmas, Babinsa dan pengurus kelompok tani setempat.

Ketua Kelompok Tani Sugih, Deni Supiandi (44) menerangkan, lahan sawah yang berada di hamparan Kelompok Tani Sugih seluruhnya seluar 20 ha. Sedangkan yang terserang hama wereng hingga mengering seluas  1,5 ha. Sedangkan sisanya masih terlihat tanaman padi yang lainnya terserang pula hama wereng. Hingga entah upaya apalagi yang harus para petani lakukan.

Karena jauh sebelumnya, upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan pestisida telah beberapa kali dilakukan. Hingga dari pihak kecamatan, Balai Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (BPTPH)  Kecamatan Ciranjang, Pemerintahan Desa, Babinmas, Babinsa Desa Cibiuk ikut andil berupaya melakukan pencegahan dengan mengirim beberapa liter pestisida. Namun nyatanya tetap saja serangan hama wereng semakin menjadi. Utamanya menyerang tanaman padi varietas Ir 64 yang berimbas pada tanaman padi Varietas lainnya.

Karuan saja adanya serangan hama wereng itu membuat para petani terlihat kebingungan. “ Akhirnya para petani pasrah menerima cobaan yang akan mengakibatkan gagal panen pada musim sekarang,” ucap Deni pada wartawan.

Sementata itu, Kepala Desa Cibiuk, Yandi Ruhyandi Z membenarkan, adanya serangan hama wereng di hamparan tanaman padi milik para petani yang berada di bawah himpunan Kelompok Tani Sugih, Blok Kepuh. Hingga tanaman padi terlihat mengering dan mati.

Tanaman padi yang terserang hama wereng, berasal dari tanaman padi varietas Ir. 64 milik H. Otim warga setempat. Terus menjalar pada tamanan padi varietas lain milik para petani lainnya. Padahal antisipasi pencegahan dengan melakukan penyemprotan vestisida telah dilakukan lebih dari 5 kali. Namun hama wereng terus menjalar menyerang tanaman padi milik para petani lain.

” Saya  merasa kebingungan entah upaya apa lagi yang harus dilakukan Pemerintahan Desa Cibiuk, pihak kecamatan dan BPTPH Kecamatan Ciranjang, karena pencegahan telah diupayakan beberapa kali tindakan, namun ternyata hama wereng terus menyerang tanaman padi mik warga Cibiuk, mungkin musim tanam sekarang akan gagal panen,” jelas Yandi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here