Polres Cianjur Gelar Acara Tatap Muka Dengan Berbagai Elemen Masyarakat 

0
117
Untuk menjaga Kamtibmas yang kondusif, Poltrs Cianjur menggelar acara silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Jelang pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Polres Cianjur menggelar acara tatap muka dan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat, Selasa (06/03). Acara tersebut digelar di Aula Polres Cianjur dan dihadiri pejabat Muspida Cianjur, Ketua DPRD, MUI dan seluruh Kapolsek yang ada di jajaran Polres Cianjur.

Kapolres Cianjur,  AKBP Soliyah mengatakan, diselenggarakannya tatap muka dan Forum Group Discussion (FGD) Kapolres Cianjur, selain melaksanakan silaturahmi juga untuk menyamakan persepsi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Terutama dalam menghadapi Pilgub Jawa Barat dan  Pilkades di beberapa desa yang ada di Kabupaten Cianjur

Selain itu, banyaknya  berita hoax yang muncul diberbagai media sosial, seperti adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diduga akan menganiaya para Kiayi, Ustadz dan Ajengan. Berita itu hanyalah berita bohong belaka. Karena itu diharapkan pada seluruh elemen masyatakat,  jika ada berita yang tak jelas dan belum tentu kebenarannya, jangan terlalu dibesar besarkan. Kemudian jika ada orang yang dicurigai diharapkan jangan dihakimi, lebih baik segera laporkan pada pihak kepolisian terdekat.

Selanjutnya Soliyah mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggalakkan kembali Siskamling di setiap ke RW-an. Selain itu juga akan dilaksanakan lomba Siskamling. Hal itu dilakukan supaya kondisi di Kabupaten Cianjur, kamtibmasnya kondusif.

“ Karena kamtibmas tersebut, bukan hanya tanggung jawab pihak Kepolisian saja, tapi juga merupakan tanggung masyarakat, karena itu masyarakat wajib melaksanakan Kamtibmas,” jelas Soliyah.

Senada juga diucapkan Dandim 0608 Cianjur, Lekol Czi Hidayati. Mengenai banyaknya isu yang belum dipastikan kebenarannya atau berita hoax, Hidayati mengingatkan, agar masyarakat waspada dan jeli dalam menerima berbagai berita. Seperti bangkitnya PKI juga tersebarnya ODGJ yang diduga akan menganiaya para ulama dan guru ngaji.

“ Bila menemukan orang yang gerak-deriknya mencurigakan, segera laporkan pada petugas terdekat,” pesannya.

Dilain pihak, salah seorang Ustadz yang hadir pada acara tatap muka, Misfalah Yusuf (42) menjelaskan, dengan banyaknya berita tentang bangkitnya PKI dan adanya ODGJ yang diduga akan menghianati para kiaya, biarpun disebut hoax, itu tetap saja harus diwaspadai. Karena mungkin saja ada modus lain, seperti akan maling harta kekayaan  yang dikaitkan dengan bangkitnya PKI.

“ Karena itu dengan adanya kewaspadaan dan bersatunya berbagai elemen masyarakat, maka akan mampu mengalahkan kedzaliman orang yang tidak bertanggung jawab,” ucap Misfalah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here