Pengganti  GOR Ciranjang Akan Segera Dibangun

0
106
MMasyarakat Desa Ciranjang saat melakukan musyswarah tentang pembangunan GOR

Laporan : Sam

Cianjur, metronusantara.com – Gelanggang Olah Raga (GOR) milik Pemerintahan Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, mulanya berdiri di tengah pertokoan Pasar Gelanggang Ciranjang. Namun setelahnya dibongkar untuk dijadikan bangunan pertokoan  Ciranjang yang digarap PT. Barokah Jaya Ciranjang. Akibatnya, Bangunan GOR harus pindah.

Tapi  dalam kesepakatan bersama antara Pemeritahan Desa Ciranjang dengan pihak pengembang sebagaimana   yang tertera pada MoU menyebutkan, pihak pengembang bersedia  membangun kembali GOR pengganti yang lokasinya di Kampung Pasir Kawung. Lokasinya tidak jauh dari Pertokoan Ciranjang. Direncanakan pembangunannya akan menghabiskan biaya senilai Rp 1,5 Milyar dan pembangunannya akan dimulai pada Desember 2017.

Pjs Kepala Desa Ciranjang Gunarto (50),, saat dihubungi wartawan mengatakan, setelah selesai pembangunan Pertokoan Ciranjang,  banyak warga Desa Ciranjang yang menanyakan tentang pembangunan pengganti  GOR. Sebagaimana  yang telah tertuang pada MOU, bahwa pihak  PT Barokah Jaya bersedia membangun kembali GOR setelah selesai pembangunan pertokoan Ciranjang.

Tapi setelah melaksanakan musyawarah antara pihak  PT. Barokah Jaya, BPD, LPM, para Ketua RW dan tokoh masyarakat, ternyata pembangunan GOR tersebut baru akan dibangun.

Pembangunannya akan dilaksanakan di lahan bukan milik desa. Tapi nantinya akan jadi aset Desa Ciranjang. Gor itu berlokasi  di Kampung Pasir Kawung tak jauh dari Pertokoan Gelanggang, tepatnya di belakang Pasar Tradisional Ciranjang.

Diharapkan, pembangunan GOR dapat secepatnya dilaksanakan. Hingga seluruh warga Desa Ciranjang merasa tenang dan bisa menggunakan GOR sebagai sarana olah raga seluruh warga Desa Ciranjang. “ Khususnya bulu tangkis, senam dan olah raga  sepak bolla mini (Futsal),” ucapnya.

Sementara itu, wakil  PT.Barokah Jaya H. Irvan Mustofa  ZM menambahkan, memang benar adanya bahwa PT. Barokah Jaya akan segera membangun GOR  di lahan bukan milik desa. Melainkan milik  pribadi yang berlokasi di Kampung Pasir Kawung  RW 04 yang tak jauh dari pusat  Kota Ciranjang.

Mulai pelaksanaan pembangunannya akan dilaksanakan dua bulan kedepan. Sedangkan biaya pembangunan GOR akan mengacu pada MoU yaitu senilai Rp1,5 Milyar. “ Bila nilai tersebut tidak mencukupinya maka pihak pengembang bersedia menambah biaya sebesar Rp.200 juta,” Jelas Irvan.

Diharapkan warga Desa Ciranjang, pembangunan GOR dapat terlaksana dengan baik, tertib dan aman. Hal itu sesuai dengan keinginan masayarakat Desa Ciranjang.

“ Selain itu juga diharapkan GOR tersebut nantinya mampu untuk menambah penghasilan Pendapatan Asli Desa (PAD) Ciranjang,” ujar beberapa warga Ciranjang pada awak media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here