Pengedar & Bandar Narkoba di Bartim Diringkus

0
421
tersangka pengedar dan bandar sabu diringkus petugas Polres Bartim

Laporan : Rahmat Saleh

Barito Timur, metronusantara.com – Lagi, seorang pengedar sekaligus bandar Narkoba jenis Sabu di Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalteng berhasil dibekuk petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Bartim, Kamis (11/1) sekira pukul 19.30 WIB.

IR (33) warga Desa Putai Kecamatan Dusun Tengah ini tidak berkutik saat petugas Satresnarkoba Polres Bartim menyergapnya di sebuah warung malam di Desa Putai. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan 13 paket sabu.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, SIK melalui Kasatresnarkoba Polres Bartim AKP Dhani Sutirta, SH mengatakan tersangka adalah residivis kasus Narkoba yang ditangkap pada tahun 2014 yang lalu. Tersangka baru selesai menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Tamiang Layang dengan status bebas bersyarat.

“ Penangkapan tersangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat melalui SMS Hallo Polisi (Kalteng Pos) dan informasi melalui Face Book Humas Polres Bartim yang menyampaikan bahwa tersangka adalah pengedar sekaligus bandar sabu di wilayah Ampah Kota,” jelas AKP Dhani Sutirta.

Atas informasi tersebut, kemudian anggota satresnarkoba Polres Bartim langsung melakukan penyelidikan untuk pendalaman dan mengecek kebenaran informasi tersebut. Hasilnya ternyata informasi tersebut benar.

“ Malam tadi kita berhasil memancing tersangka keluar dan kemudian melakukan penangkapan. Dari tangan tersangka kita berhasil menemukan dua paket sabu yang disimpan dalam bungkus rokok Sampoerna. Selanjutnha kita lakukan penggeledahan di rumah tersangka dan kita temukan sebanyak 11 paket Narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik kecil yang disimpan di gulungan karpet,” ungkapnya.

Selain 13 paket sabu dengan berat 3,74 gram, petugas juga mengamankan satu buah HP merk Oppo, uang tunai Rp. 700 ribu hasil penjualan Sabu dan satu bungkus kotak rokok merk Sampoerna sebagai barang bukti.

Atas perbuatanya tersebut tersangka kembali harus berurusan dengan hukum dan dikenakan pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Sementara itu Polres Bartim melalui Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, SIK mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah perduli dengan memberikan informasi tentang kejahatan Narkoba dilingkunganya.

“ Informasi tersebut sangat membantu Polisi dalam mengungkap dan memberantas peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Bartim,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here