Penempatan Kepsek Diundi, Sistem Baru ?

0
246
Para Kepsek yang akan mengikuti undian penempatan tugas

Laporan : Sam/Saba

Cianjur, metronusantara.com –  Mungkin, ini baru pertama kali terjadi di tatar santri Cianjur. Penempatan tugas Kepala Sekolah (KS) dilakukan dengan cara diundi. Pengundian itu dilakukan langsung di pendopo Pemkab Cianjur dan disaksikan Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muchtar, Kepala BKD, Kadisdik dan sejumlah pejabat teras Pemkab Cianjur serta tamu undangan lainnya, Kamis (19/10).

Cara pengundiannya, calon KS mengambil kertas yang ada di dalam keler. Di kertas tersebut tertulis nama sekolah tempat bertugas KS yang mengambil kertas itu. Setelah acara pengundian tempat tugas, para KS yang telah mendapat tempat tugas langsung dilantik.

Penempatan  KS seperti itu mendapat sorotan berbagai pihak. Salah seorang diantaranya adalah Endang Kohar (55) warga Kecamatan Haurwangi Cianjur.

Endang Kohar saat dihubungi, Minggu (22/10) mengatakan, dilaksanakannya verifikasi seluruh  KS yang ada di Kabupaten Cianjur,  pihaknya sangat menyetujuinya. Apalagi dengan adanya test baca tulis Al-Quran itu sangat bagus sekali.

Namun dalam soal pengundian tempat tugas, Endang Kohar merasa kurang setuju. Endang menyebutkan, ini soal tugas bukan seperti arisan ibu-ibu.

“ Selain itu dengan cara diundi seperti ada kesan adu nasib, yang nasibnya lagi baik atau mujur dapat tempat yang baik,” kilahnya.

Hingga ada kesan  pengawas pendidikan, Penilik TK/SD dan Kepala UPTD Pendidikan tidak ada kerjanya. Idealnya, penempatan para KS tersebut, seluruh  Kepala UPTD Pendidikan, Pengawas Pendidikan,  Penilik TK/SD dan pengurus PGRI itu dilibatkan untuk menentukan penempatan para KS.

“ Karena merekalah yang lebih tahu  situasi, kondisi,  dedidaki, sikap, loyalitas dan kualitas para KS,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, salah seorang Kepala SDN  yang ada di Kecamatan Haurwangi, Sutarko  mengatakan, ditempat tugaskan dengan bentuk  apapun bagi ia tidak menjadi persoalan. Baik cara diundi mapun cara ditempatkan langsung atau ditunjuk itu sah-sah saja. Karena menurut dia, ditempatkan dimana saja harus dilaksanakan dengan lapang dada atau legowo. Sebab penempatan tugas sudah merupakan suatu  aturan bagi seluruh pegawai.

Sutarko menambahkan, bagi seorang PNS di tempatkan dimana saja harus bersdia. Karena hal itu sudah sesuai dengan sumpah janji jabatan selaku PNS yang siap ditugaskan dimana saja.

” Apalagi sekarang ditugaskan menjadi KS masih di luang  lingkup Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. kami akan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dan akan memajukan SDN dimana saya bertugas,” ucap Sutarko dengan penuh semangat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here