Pemohon e-KTP Di Kecamatan Cugenang Meningkat

0
225
Petugas pembuat KTP di Kec. Cugenang nampak sibuk melayani pemohon pembuatan KTP yang meningkat

Laporan : Shopie

Cianjur, metronusantara.com – Pemohon Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di di Kecamatan Cugenang Cianjur Jawa Barat. mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat pada grafik pemohon e-KTP Februari 2018. Ada pun yang menjadi prioritasnya tak lain adalah pemula yang baru lulus sekolah.

Menurut keterangan, meningkatnya permohonan e-KTP berawal dari kelalaian masyarakat itu sendiri. Alasannya, karena malas antri di Disdukcapil. Pasalnya, selain harus mengambil nomor antrian sejak dini hari, juga pelayanannya yangdinilai kurang efisien.

Karena itu, pembuatan e-KTP dibagi ke beberapa wilayah. Untuk wilayah Cianjur Utara, pembuatan e-KTP dapat dilakukan di Kecamatan Pacet dan Cugenang.

Setelah dialihkan ke kecamatan, pemohon pembuatan e-KTP memang mengalami peningkatan.  Mayoritas pemohon KTP didpminasi oleh pemula atau pelajar yang baru lulus SLTA. “ Sedangkan untuk yang lanjutan diperkirakan dua sampai tiga pemohon dalam seharinya,” jelas Heri, petugas pelayanan e-KTP di Kecamatan Cugenang.

Ujang Saefulloh warga Kampung Pasir Sapi Desa Sukamulya kecamatan Cugenang mengatakan, pembuatan KTP sekarang prosesnya sulit. “ Apalagi untuk masyarakat yang jauh dari kota seperti saya kalau harus mengambil nomor antrian sejak dini hari, saya harus berangkat jam berapa dari rumah,” ucapnya saat di temui wartawan di Kecamatan Cugenang.

Dihubungi melalui telepon selulernya, Camat Cugenang Yadi Supriadi kepada media mengatakan, Alhamdulillah semua sudah terjadwalkan pada saat rapat pelayanan pembuatan E-KTP beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut dihadiri empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Cugenang, Pacet, Cipanas dan Sukaresmi.

Ada pun masyarakat yang datang langsung ke Kecamatan Pacet akan tetap di layani. “ Tapi mungkin akan lebih baik jika pemohon datang ke kecamatan terlebih dahulu mengikuti prosedur yang sudah disepakati,” jelasnya, Senin (19/2).

Menurut Yadi, pelayanan pembuatan e-KTP dan KK di kecamatan berjalan lancar. Selama itu pula sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat. Diharapkan pelayanannya akan terlayani dengan optimal, sebagai dasar utama hak warga Indonesia untuk memiliki KTP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here