Pembukaan & Peresmian Jalan Desa di Kampung Cimanglid Desa Cijedil

0
349
Syukuran atas diresmiknnya jalan desa di Kampung Cimanglid Desa Jidedil

Laporan : Shandi

Cianjur, metronusantara.com –  Warga Kampung Cimanglid Gunung Lanjung RT.02/06 Desa. Cijedil Kecamatan Cugenang Cianjur Jawa Barat, mengaku sangat senang atas dibuka dan diresmikannya jalan desa pada Jum’at (22/12) kemarin.

Jalan desa yang diresmikan tersebut adalah jalan sepanjang 225 meter berikut TPT dibeberapa titik yang meliputi empat ke-RTan  satu RW.

Dana yang digunakan untuk pembangunan jalan tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa tahun 2017 sejumlah Rp. 170.000.000 +Pun/PPH. Untuk meningkatkan jiwa kegotong royongan  dan rasa kekeluargaan, pelaksanaan pembangunannya dilakukan secara  swadaya masyarakat.

Pada acara peresmian jalan tersebut, nampak hadir Camat Cugenang, OPD Se Kecamatan Cugenang, Pemerintah Desa Cijedil, Kapolsek, Babinmas, Babinsa, Karang Taruna Desa Cijedil, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

” Kegiatan seperti ini baru pertama kali diadakan di 16 desa se-Kecamatan Cugenang, mudah-mudahan desa lainnya bisa mengikuti apa yang sudah dilakukan desa Cijedil ini,” kata Camat Cugenang Yadi  Supriadi.

Ditemui seusai kegiatan Kepala Desa Cijedil Pudin kepada awak media mengatakan, dengan bergotong royong pembangunan desa akan lebih terkawal. Selain itu, masyarakat bisa tahu mengenai anggaran yang dikeluarkan. “ Karena sekarang ini, masyarakat menginginkan pemerintahannya benar-benar transparan mengenai keuangan desa,” kata Pudin.

Demi mewujudkan aspirasi masyarakat, lanjut Pudin, pihaknya rela turun langsung ke lapangan berbaur dengan masyarakat. Sehingga orang tua dan pemuda tak segan-segan untuk turut serta bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan desa dan kegiatan lainnya.

” Turun langsung kelapangan merupakan cara saya untuk merangkul masyarakat baik orang tua maupun pemuda, jadi ketika ada kegiatan semua kompak saling membantu,” jelas Pudin.

Sementara salah seorang tokoh pemuda, Erik mengatakan, dengan dilibatkannya pemuda pada setiap kegiatan yang diselenggarakan pihak desa, para pemuda merasa diakui oleh pemerintah desa. “ Jadi para pemuda selalu terlibat dalam berbagai bidang kegiatan. Baik iti kegiatan  pembangunan maupun keagamaan,” ucap Erik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here