Pembangunan Masjid Prov Jabar Di Haurwangi Dikembalikan Pada Pemenang Tender

0
83
Pengerjaan Cut & Fil dan Pemagaran untuk Masjid Prov. Jabar akhirnya dikembalikan pada pemenang tender

Laporan : Sam

Cianjur, metronusantara.com – Pembangunan masjid Prov Jawa Barat di jalan raya Cianjur-Bandung, tepatnya di sebelah kanan Kantor Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi Cianjur Jawa Barat, akhirnya dikembalikan pada pemenang tender yaitu CV. Tunas Mekar Abadi.

Pasalnya, selama ini pengerjaan Cut & Fill  serta pemagaran masjid tersebut ditenggarai dikerjakan oleh pihak lain. Hal itu diketahui setelah pemasangan papan nama proyek, tidak mencantumkan nama perusahaan atau CV yang mengerjakan proyek tersebut.

Menurut keterangan, pengerjaan proyek Cut & Fill dan pemagaran masjid itu dmenangkan CV. Tunas Mekar Abadi. Namun kenyataan di lapangan yang melaksanakan pengerjaan proyek tersebut adalah CV lain yang bukan pemenang tender. Karuan saja hal itu jadi sorotan warga. Hingga sub kontrak antara CV. Tunas Mekar Abadi dengan pihak ketiga itu dibatalkan di hadapan notaris setempat.

Kepala Desa Cipeuyeum Gugun Gunawan mengatakan, memang benar pengerjan pembangunan cut & fill dan pemagaran yang nantinya untuk pembangunan Masjid Provinsi Jawa Barat, dimenangkan CV. Tunas Mekar Abadi. Tapi selanjutnya di Sub Konrak kan pada rekanan lainnya.

Namun setelah terbongkarnya pekerjaan yang disub kontrakan pada pihak lain, jadi perbincangan banyak pihak. Maka pihak CV yang dibawa Kang Agus Mimbarno membatalkan Sub Kontraknya yang dibuatkan di Notaris setempat. Sekarang pembangunan proyek tersebut digarap langsung pemenang tender semula yaitu CV.Tunas Mekar Abadi.

Karena iu, CV.Tunas Mekar Abadi kini menurunkan tim tekhisnya. Sedangkan tenaga tukang dan laden seluruhnya  menggunakan tenaga pribumi atau warga setempat termasuk petugas pelaksananya.

“ Maka dengan adanya hal itu, diharapkan pembangunan masjid tersebut dapat berjalan dengan tertib, lancar dan aman,” ucap Gugun.

Sementara itu, pelaksana pembangunan Eden Mustaqim mengatakan, memang benar pembangunan cut & fiil dan pemagaran  sempat terjadi kekisruhan antara  CV yang dibawa kang Agus Mimbarno dengan masyarakat setempat. Karena saat itu para pekerja mayoritas warga luar Kecamatan Haurwangi dan dipapan  nama proyek tidak dicantumkan nama CV nya.

Namun setelah diketahui proyek tersebut disubkon kan pada pihak lain, maka kedua belah pihak membatalkannya pekerjaan. Hingga akhirnya pengerjaan proyek dikerjakan CV pemenang tendernya. “Semoga pengerjaan cut & fiil kedepannya terlaksana kondusif, sesuai dengan harapan semua pihak,” ucap Eden pada wartawan kemarin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here