Para Kontraktor Ancam Demo Kepala Puskesmas Sukasari   

0
134
Ilustrasi

Laporan :Rikkie Converse 

Cianjur, metronusantara.com – Para kontraktor bertekad akan melakukan aksi demonstrasi menyikapi pernyataan Kepala Puskesmas Sukasari Kecamatan Cilaku, Gumilar Farto Siswoyo. Selain itu mereka juga menuntut Gumi untuk mencabut komentarnya lantaran dianggap menyudutkan profesi kontraktor.

Sebelumnya  diberitakan, Gumi membeberkan tentang tipikal mayoritas kontraktor di Cianjur. Walaupun tidak didukung data dan fakta, namun hingga berita ini di turunkan  pernyataan tersebut belum dicabutnya.

” Rata-rata (boleh di cek),  CV (kontraktor) di Cianjur itu mereka kalau mengerjakan proyek, mereka pake SI ke bank. Pinjaman ke bank, SPK mereka taruh di bank. Modal dari bank itu dipake  buat ngerjain.  Nanti pas pencairan sebagian dibayarin dipotong sebagian jadi untung. Rata rata CV di Cianjur seperti itu,” kata Gumi beberapa waktu lalu.

Menyimak pernyataan Gumi tersebut, protes keras dilayangkan oleh perwakilan Asosiasi Kontraktor Seluruh Indonesia (Askindo) Kabupaten Cianjur, H. Ayi Nurdiansyah. Dia menilai jika pernyataan Gumi dianggap mengecilkan kemampuan para kontraktor sehingga menimbulkan kegaduhan. Padahal,  jika berkaca pada kondisi yang ada, kontraktor tidak sepenuhnya mengandalkan SI karena ada  juga yang memanfaatkan fasilitas perbankan  berupa standby loan.

” Keliru besar jika para kontraktor mengandalkan SI saja karena saya gunakan fasilitas standby loan. Kita menuntut Gumi mencabut keterangannya sekaligus meminta maaf ke publik. Jika tidak maka dalam waktu dekat kita akan mendemonya agar Gumi bisa membuktikan ucapannya dengan disertai fakta dan data, ” kata pemilik akun medsos,  Ayi Nuno yang diiyakan para kontraktor lainnya.

Hal yang sama ditegaskan Ketua Bravo Komando Group, Bambang  Adi Sudarso yang menaungi sejumlah kontraktor. Dirinya mengecam ucapan Gumi tersebut karena tidak sesuai dengan kondisi riil yang terjadi di lapangan bahkan dianggap menyudutkan.

” Mustahil kalau kontraktor terjun dalam mengelola proyek tidak pakai modal dan hanya mengandalkan SI semata. Terkait pernyataan Gumi tersebut kita akan layangkan somasi serta tidak menutup kemungkinan bergerak untuk mendemonya, ” ujar pria yang akrab disapa Bengbeng ini.

Di tempat terpisah, perwakilan Asosiasi Kontraktor Bangunan Indonesia (Akbarindo) Cianjur, Asep Riyanto menyayangkan ucapan Gumi tersebut karena tidak dilandasi alasan yang kuat. Apalagi hal tersebut muncul dari profesi dokter yang tidak memiliki kompetensinya untuk bicara mengenai pengelolaan proyek.

” Saya kira ini tidak etis kalau profesi dokter berbicara soal pengelolaan proyek. Gumi sepertinya kehilangan fokus dengan berkata yang tidak perlu, parahnya lagi tidak didukung dengan data, ” tegasnya.

Sementara itu,  Gumi sendiri menolak berkomentar dengan mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp kepada para pewarta untuk menghubungi kuasa hukumnya.

Terpisah, Lukman SH selaku kuasa hukum Gumi mempersilahkan kepada pihak yang berkeberatan untuk menempuh proses hukum. Saat disinggung tentang komentar Gumi yang dianggap meresahkan,  Lukman berkilah, kalau ada pihak yang berkeberatan silahkan menempuh proses hukum. “ Tapi kalau barmain wacana,  saya no comment, ” katanya melalui sambungan telepon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here