Listrik Di Kecamatan Naringgul Perlu Perhatian Serius PLN

0
95
Ilustrasi

Laporan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com – Aliran listrik di wilayah Cianjur Selatan, khususnya di Kecamatan Naringgul sering mati. Bahkan dua ini, yaitu Jumat (12/1) hingga Sabtu (13/1) listrik mati total. Akibatnya aktivitas perkantoran desa dan kecamatan terhenti. Bahkan banyak warga pengusaha toko HP dan lainnya kehilangan omset langganannya, lantaran  aliran listrik yang sering mati hingga sehari penuh.

” Sudah dua hari kecamatan naringgul mati lampu, sehingga toko HP saya ditutup. Karena, selain sinyal tidak bagus pembeli pun tidak ada,” kata Endang (34) seorang pengusaha toko HP, warga Desa Malati Kecamatan Naringgul, Sabtu (13/1).

Menurut dia, bukan merugi usaha saja, akibat mati listrik tersebut warga tidak mendapatkan pelayanan saat membuat surat-surat ke desa maupun kepihak kecamatan.
” Tentunya dengan matinya listrik banyak dampak, selain kami sebagai pengusaha kehilangan omset,  pelayanan warga dari pemerintahan desa pun jadi ikut terhambat,” ujarnya.

Hal sama dikeluhkan Tata (55) warga Desa Wanasari Kecamatan Naringgul. Dirinya merasa kesulitan saat akan mengirim uang melalui bank yang  akan dikirim ke saudaranya, selama listrik padam. Sehingga dia terpaksa melalui bank  di kecamatan Cidaun dengan jarak tempuh 1 jam lebih dari Kecamatan Naringgul.
” Saya harap tidak ada lagi pemdaman listrik sampai berhari -hari lagi. Kecuali dari pihak PLN ada pemberitahuan dulu jadi kami tahu dan bisa menyiapkan saat pemadamn,” ungkapnya.

Endang menegaskan, pelanggan PLN yang ada diwilayah Kecamatan Naringul memohon pada pihak terkait seandainya ada jalur yang ruksak segera antisipasi untuk perbaikan. Bila perlu diajukan ke pihak PLN pusat supaya jangan ada lagi ganguan seperti  sekarang. Listrik padam berhari hari untuk di wilayah Kecamatan Naringul. “ Kami sebagai pelanggan PLN yang keseharinya mengunakan jasa aliran listrik terus terang merasa dirugikan,” ujarnya menegaskan.
Terpisah, Engkus  salah seorang pegawai Pelayanan Teknis (Yantek) Kecamatan Naringgul mengatakan, matinya lisstrik di Kecamatan Naringgul disebabkan ada kerusakan di gardu induk yang berada di Gunung Patuha Kabupaten Bandung.

” Walau pun sedikit sulit menuju aksesnya, pihak PLN sekarang dalam perbaikan teknis gardu tersebut,” ungkap Engkus.

Selanjutnya Engkus mengimbau, dengan terjadinya pemadaman listrik selama dua hari di Kecamatan Naringgul, pihaknya meminta maaf terhadap warga atas ketidaknyamanan saat pemadaman.

” Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi kesalahan teknis, yang menimbulkan pemdaman selama dua hari,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here