Lagi, Penjual Ribuan Zenit Digelandang Ke Polsek Selat

0
71
Karena menjual barang haram, Tersangka AD kini terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polsek Selat

Laporan : Rahmat Saleh

Kapuas, metronusantara.com – Seakan tak ada habis-habisnya penjual barang haram sejenis zenith/carnophen terus bermunculan. Namun berkat kesigapan petugas kepolisian, pengedar barang haram itu berhasil diringkus. Seperti pada Rabu (08/11) sekira pukul 21.30 WIB, Polsek Selat Polres Kapuas Polda Kalteng berhasil membekuk AB (41) tersangka penjual obat jenis somadryl (PCC) dan zenith/carnophen. Untuk pemeriksaan lebih lanjut AB digelandang ke Mapolsek Selat.

Kapolsek Selat Iptu Angga Yuli Hermanto, S.IK. melalui releasenya, Jumat (10/11) sekira pukul 13.00 WIB  mengatakan, tersangka AB ditangkap karena menjual obat jenis somadryl (PCC) dan zenith/carnophen kepada masyarakat umum tanpa memiliki ijin dan keahlian. Padahal, obat-obat yang dijual tersebut telah ditarik dari peredaran oleh BPOM Pusat.

Menurut dia, tersangka AB ditangkap di rumahnya di jalan Kapuas Gg. Keluarga (Gg. Buntu) No. 49 RT. 01 Kelurahan Selat Hulu Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalteng.

Tersangka, lanjut Kapolsek Selat, menyimpan barang bukti berupa 1.300 butir obat jenis zenith dan 110 butir obat jenis somadryl/PCC di dalam panci aluminium berisi beras.

Kini tersangka AB telah mendekam di rumah tahanan Polsek Selat. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut pada tersangka akan dikenakan pasal 196 Jo pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“ Ada pun ancaman hukuman maksimal yang diberikan sesuai Undang-Undang tersebut yaitu 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 1 milyar,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here