Komplotan Pencuri Mobil di Cianjur Dibekuk

0
239

Laporan : Rudiawan/Jib

Cianjur, metronusantara,comn – Komplotan pencuri kendaraan  bermotor (curanmor) roda empat yang selama ini cukup meresahkan warga, akhirnya berhasil dibekuk Satreskrim Polres Cianjur.

Salah seorang pelaku curanmor Deni alias Cuplis (32) mengaku, mobil hasil jarahannya selalu dipreteli. Kemudian dijual secara terpisah ke daerah Brebes Jawa Tengah.

Menurut dia, bagian mesin dijual dengan harga lebih tinggi dari bagian spare part mobil lainnya. Untuk itu, para pelaku mendapat bagian sebesar Rp 7.5 juta dari satu mobil yang dipretelinya.

Sementara diperoleh keterangan, sebanyak lima unit mobil pick up berhasil dikembalikan. Setelah satu bulan Satreskrim Polres Cianjur menyelidiki dan mengungkap kasus pencurian mobil di wilayah Cianjur.

” Saya hanya butuh waktu 15 menit untuk membongkar pintu mobil dan menghidupkan mobil dengan cara merusak kabel kontak starter dan menghubungkannya dengan soket kontak,” ujar Cuplis di Mapolres Cianjur, Senin (2/10/2017).

Cuplis mengatakan ia bersama tiga kawannya terlebih dahulu menyewa kendaraan untuk berkeliling mencari mangsa.

Ia mengatakan, ke empat orang itu mempunyai tugas berbeda-beda. Ada yang bertugas memantau situasi dengan berjalan kaki dan ada juga  yang memantau dari jarak jauh.

Setelah situasi dirasa cukup aman, masih kata Cuplis, lalu mobil yang dipakai komplotan curanmor akan mendekati dan parkir di dekat mobil sasaran. “ Mobil sewaan itu bisa menghalangi pandangan agar aksi pelaku saat menjebol pintu tak terlalu mencolok,” kata dia

Setelah mobil hidup dua orang masuk ke dalam mobil curian dan dua orang lagi mengikuti dari belakang dengan menggunakan mobil yang sudah disewa sebelumnya.

Keempat pelaku lalu tancap gas menuju Jawa Tengah untuk menjual mobil hasil curiannya. Di sana sudah menunggu seorang penadah yang siap mempreteli bagian bagian mobil dan akhirnya mobil curian dijual secara terpisah.

Kassatreskrin Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, mengatakan,  pengungkapan kasus pencurian mobil berawal dari laporan ada pencurian kendaraan roda empat, Jumat (1/9) di Jalan Profesor Mochamad Yamin.

” Lalu kami lakukan penyelidikan. Setelah terendus ternyata ini merupakan jaringan ada yang warga Cianjur dan ada pelaku dari luar provinsi,” kata Benny.

Menurut Benny, dari tangan para pelaku diamankan enam unit kendaraan  dan satu unit city car digunakan untuk mencari mangsa.

” Mereka mengincar mobil yang parkir di pekarangan rumah,” katanya seraya mengimbau warga untuk berhati-hati memarkir kendaraan. Pasalnya sudah ada 15 tempat kejadian yang diduga sudah menjadi target operasi para pelaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here