Kementerian Pariwisata Sosialisasikan Gerakan Sadar Wisata & Sapta Pesona

0
227
Ceu-Popong-poto-bersama-dengan-Wabup-Cianjur-Herman-Suherman-dan-peserta-Gerakan-Sadar-Wisata-dan-Sapta-Pesona-di-Jangari-Cianjur-

Laporan : Sam

Cianjur, metronusantara.com – Kementrian Pariwisata Indonesia, Kamis (19/10), gelar sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Sapta  Pesona. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Wana Wisata Jangari Desa Bobojong Kecamatan Mande Cianjur Jawa Barat. Hadir pada acara itu, anggota DPR-RI Komisi X,  DR.H. Popong Otje Djundjunan, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman, Kepala Dinas Pariwisata, Olahraga dan Pemuda  Kabupayen Cianjur, Camat Mande dan ratusan undangan lainnya.

Ceu Popong demikian panggilan akrab anggota DPR-RI Komisi X itu mengatakan, dilaksanakannya sosialisasi Sadar  Wisata dan Sapta Pesona, tiada lain untuk meningkatkan kualitas kepariwisataan yang ada di Indonesia. Termasuk pariwisata yang ada di Kabupeten Cianjur. Seperti halnya Megalite Situs Gunung Padang dan tempat wisata lainnya.

Karena sektor pariwisata merupakan investasi yang paling menjanjikan. Berbeda dengan potensi alam lainnya. Seperti tampang emas, batubara, minyak, aspal dan hasil bumi lainnya yang pasti akan habis.

Sedangakan destinasi pariwisata tidak akan abis sampai kapan pun, kecuali nanti pada hari kiamat. Karena itu destinasi  pariwisata harus ditata dan dikelola dengan benar dan baik. Kemudian dipasarkan dengan  cara baik dan tepat sasaran.

Karena alam yang ada di Indonesia cukup potensi. Seperti adanya gunung, danau, air terjun dan potensi lainnya. “ Itu semua yang disebut bahan baku pariwisata yang harus dikelola dengan  serius oleh sumberdaya masunia yang  propesional,” jelas Ceu popong.

Jika semua itu tidak dikelola dengan baik dan  benar, masih kata Ceu Popong,  maka tidak akan menghasilkan  apa–apa. Semua itu bisa menghasilkan  rupiah untuk kemajuan perekonomian di Indonesia dan pembangunan yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat.

Ceu Popong berpesan, khusus pada Pemkab Cianjur agar mengelola Situs Megalite Gunung Padang dengan serius. Karena Gunung Padang merupakan bahan baku pariwisata yang tidak ada duanya di dunia ini. “ Jadi situs di Gunung Padang adalah satu-satunya  situs  di dunia yang  paling megah dan memiliki sejarah yang cukup kuno,” ucap Ceu Popong yang kental  dengan logat Sundanya.

Sementara itu, Asisten Kasubit Internalisasi Sadar Wisata atau perwakilan dari Kementrian Pariwisata, Romi Astuti, menambahkan, dengan dilaksanaknnya  sosialisasi  Gerakan Sadar Wisata dan Sapta Pesona ini, untuk mendorong supaya masyarakat mampu tidak  melaksanakan parawisata ke luar negeri. Untuk itu, kesiapan destinasi sangat dibutuhkan. Diantaranya kesiapan masyarakat, siap tidak menjamu wisatawan, kebersihan, keamanan, keteriban dan hal lainnya yang menarik untuk kehadiran wisatawan.

Karena itu pihaknya mengharapkan, suluruh masyarakat dapat menjaga destinasi pariwisata. Supaya seluruh tempat wisata yang ada di Indonesai khusnya di di Kabupaten Cianjur, banyak dikunjungi wisatawan asing maupun domistik.

“ Kami mengharapkan Situs Megalit Gunung Padang dapat segera dibangun, karena itu merupakan situs yang memiliki potensi untuk  dikunjungi banyak wisatawan,” tuturnya.

Dilain pihak, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, dengan adanya  sosialisasi gerakan sadar wisata ini, pihaknya sangat mengapresiasi. Karena  yang dilaksanakannya itu searah dengan program Pemkab Cianjur.

“ Semoga seluruh  obyek wisata yang ada di Kabupaten Cianjur ke depannya lebih maju dan banyak dikunjungi para wisatawan asing mapun wisatawan domistik,” ujarnya menegaskan,

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here