Kedapatan Sedang Pesta Miras, SMP Al-Madina Pecat 11 Siswa 

0
89

Laporan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com – SMP Al-Madina pecat 11 siswa, Pasalnya, siswa tersebut  kedapatan Buser Polsek Kota Cianjur sedang minum-minuman keras (Miras) oplosan dan komik, pada Jumat 12 Januari lalu. Mereka diciduk petugas  di Kawasan Haitex BLK Cianjur dengan menggunakan baju seragam sekolah.

Berdasarkan, Informasi yang berhasil dihimpun, dari 11 siswa yang diamanakan Buser Polsek Kota Cianjur, yakni, 8 orang siswa laki-laki, dan 3 orang siswi perempuan. Namun diantara siswa kelas X, dua orang dianyatanya sudah mengenakan baju bebas. Sedangkan 8 orang siswa kelas IX lainnya masih lengkap mengenakan baju seragam sekolah.

Guru Kesiswaan SMP Al-Madina Irlan (30) membenarkan adanya hal tersebut. Menurut dia, pada 12 Januari  lalu sekira pukul 13.30 WIB, pihaknya mendapatkan informasi melalui telepon dari Buser Polsek Kota Cianjur bahwa kedapatan ada 11 orang siswa sedang berpesta Miras dan komik di Kawasan Haitek BLK.  3 orang diantaranya permpuan lengkap dengan baju seragam sekolah. 2 dari siswa perempuan sudah mengenakan baju bebas.

” Bahkan, 1  orang siswa laki-laki sudah keadaan tepar, pas saya cek kelokasi,” ujar Irlan, Kamis (25/01), saat ditemui wartawan.

Lebih lanjut Irlan mengatakan, setelah 11 siswa sudah dibawa ke Polsek Kota Cianjur untuk didata, maka pihak Polsek melalui Buser tersebut mengembalikan lagi siswa tersebut ke pihak sekolah.

” Saat itu saya langsung hubungi pihak orang tuanya atas perintah ibu kepala sekolah untuk mengadakan rapat orang tua dari 11tersebut,” katanya.
Dia mengatakan, namun pihak sekolah sebelum kejadian tersebut, sudah ada peraturan yang telah disepakati dengan para orangtua siswa, Diantaranya siswa SMP Al-Madina yang kedapatan narkoba atau minum-minuman keras didalam lingkungan sekolah maupun diluar, maka sanksinya dikeluarkan (DO).

” Maka dengan peraturan yang sudah dilanggar itu, ke 11 orang tua siswa tersebut sepakat anaknya dikeluarkan,” katanya.

Ia mengatakan, tapi dari 11 siswa tersebut ada satu siswa perempuan kelas X yang diterima lagi oleh SMP Al-Madina karena orang tuanya banding sesui dengan keterangan dari pihak Polsek Kota, bahwa siswi itu tidak minum oplosan.

” Tapi pihak sekolah pun telah membantu dari ke 10 siswa yang sudah dikeluarkan, 4 orang siswa kelas X masuk di kejar paket Badak Putih dan 6 orang siswa kelas IX di Yayasan Al-azhar,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here