Jelang  Natal & Tahun Baru, Muspika  Ciranjang Tinjau  Harga Sembako

0
173
Kapolsek Ciranjang Kompol Syafril Lubis, SH bersama pejabat Muspika Ciranjang saat melakukan monitoring harga sembako di Pasar Tradisionil Ciranjang

Laporan : Sam

Cianjur, metronusantara.com – Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Muspika Ciranjang tinjau harga sembako di Pasar Tradisional Ciranjang, Selasa (12/12). Kepala Pasar Ciranjang dan Kamtibmas Pasar ikut mendampingi pejabat Muspika Ciranjang saat memantau harga sembako.

Pada kunjungan itu, ditemukan beberapa jenis sembako yang  harganya sudah naik. Diantaranya, harga telur ayam  dari Rp. 24.000/kg sekarang   menjadi Rp. 25.000,- /kg. Beras Kw. 1 dari Rp.10.400,- menjadi Rp. 11.500,-/ kg. Beras Kw.2 dari Rp.10.000, sekarang menjadi Rp.10.600,-/kg. Sedangkan harga sembako lainnya masih harga setandar.

Kapolsek Ciranjang, Kompol Syafril Lubis, SH mengatakan, meninjau harga sembako  ke pasar tradisional Ciranjang itu merupakan tugas Muspika Ciranjang. Karena sebentar lagi akan dilaksanakan perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2018. Supaya para pedagang yang menjual sembako tidak sewenang-wenang menaikan harga sembako. Tapi harus disesuaikan dengan  harga yang telah ditetapkan pihak pemerintah.

Sekali pun perayan Natal dan tahun baru masih agak lama, ternyata sudah ada beberapa harga sembako yang naik. Maka dengan adanya monitoring harga ke lapangan, diharapkan harga sembako tidak terlalu tajam kenaikannya. “ Agar semua lapisan masyarakat mampu membeli kebutuhannya,” kata Kapolsek.

Sementara itu, Camat Ciranjang Saepul Anwar mengatakan, monitoring harga sembako ke Pasar tradisional Ciranjang, itu merupakan suatu kewajiban pihaknya. Diharapkan, dengan adanya monitoring dari pihak pemerintah, harga sembako saat menjelang  perayaan Natal dan tahun baru 2018,  tidak terlalu melonjak kenaikannya. Kalau pun ada kenaikan harus disesuaikan dengan harga yang telah ditentukan pihak pemerintah, khususnya Dinas Perdagangan Kabupaten Cianjur.

“ Kami berharap, saat menjelang marema nanti harga sembako di Pasar Ciranjang tidak terlalu mahal,  terjangkau harganya bagi para pembeli,” ucap Saepul Anwar.

Kepala Pasar Ciranjang Agus Ramlan (54)  menambahkan,  saat Muspika Ciranjang  melaksanakan  monitoring  ada beberapa harga sembako yang harganya sudah naik. Tapi secara global harga sembako masih terbilang stabil.

Ada pun harga sembako yang kini di jual di pasar Ciranjang, seperti    Beras kw 1 – Rp. 10.400,  Kw 2 –  Rp. 10.000 dan Beras Kw 3 – Rp.  9.000. Ketan Hitam – Rp.  20.000, Ketan Putih – Rp. 14.000,
Daging sapi Rp. 110.000,  Daging Domba  Rp. 110.000, Daging ayam. Rp.   31.000.

Selanjutnya Terigu   Rp.7.500, Susu Kaleng Indomilk  Rp. 10.000, Susu Kaleng Bendera Rp. 10.000, Susu Cap Enak  Rp.  8.500. Minyak sayur curah  Rp.12.000, Minyak kemasan. Rp. 13.000, Gula pasir Rp. 12.000, Gula merah  Rp. 15.000. Kentang  Rp. 14.000, Cabe tanjung  Rp. 45.000,- Cabe Keriting  Rp. 30.000, Cabe tw  Rp.  32.000, Cabe rawit merah  Rp. 20.000, Cabe rawit hijau Rp. 20.000, Cabe hijau Rp. 18000.

Bawang merah  Rp.20.000, Bawang putih  Rp. 18.000, Bawang daun  Rp. 12.000, Wortel  Rp.10.000, Tomat Rp. 10.000, Kol  Rp.  4.000, Seledri  Rp. 32.000, Buncis Rp. 7.000, Jengkol  Rp. 18.000,  Kacang kedelai  Rp.  9.000, Kacang hijau  Rp.18.000, Ikan nila Rp. 24.000, Ikan mas Rp. 23.000,  Lele  Rp. 23.000, Cumi. Rp. 60.000, Bandeng  Rp. 28.000, Udang  Rp. 85.000, Tongkol Rp.  28.000, Kembung  Rp. 40.000,
Ikan Asin Gabus  Rp. 80.000, Sepat  Rp. 80.000,  dan Ikan asin Teri Rp. 60.000,-

“ Kami akan terus memantau harga sembako, bukan saja saat menjelang Natal dan tahun baru, tapi juga saat menjelang Idul Fitri dan Idul Adha, karena saat itu selalu ada kenaikan harga,” kata Saepul Anwar pada wartawan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here