Janji Tak Terbukti, Agen Gas PT. RPG Diadukan ke Pertamina Pusat

0
222
Pengusaha gas Elpiji 3 Kg mengadukan PT RPG ke Pertamina Pusat

Laporan : Rikki Ritonga

Cianjur, metronusantara.com – Sejumlah pengusaha mengadukan agen gas elpiji 3 kg PT. RPG ke Pertamina Pusat yang berkantor di kawasan Salemba Jakarta Pusat. Tuntutan yang dilayangkan terkait dengan pengembalian dana investasi karena adanya ingkar janji, sehingga mematikan usaha yang dijalani. Kedatangannya diterima langsung petinggi Pertamina di bagian pengaduan  perusahaan plat merah tersebut.

Dalam aduannya dinyatakan, jika perusahaan tersebut sebelumnya menjanjikan investasi yang menggiurkan dengan tawaran keuntungan yang besar. Bahkan dinyatakan jika pengiriman barang berupa gas bersubsidi tersebut akan dilakukan secara teratur.

Namun kenyataannya kondisi di lapangan yang terjadi justru sebaliknya. Karena janji tinggal janji bahkan ketika ditagih pun selalu ada upaya menghindari.

Perusahaan memberikan iming-iming yang cukup meyakinkan sebelum para pengusaha tadi menanamkan uangnya untuk jangka panjang. Rupanya mereka menyadari jika itu semua tak membuahkan hasil yang signifikan bahkan menjadi korban.

Uang yang digelontorkan mengendap dalam jangka waktu yang lama namun barang tak dikirimkan dengan alasan yang tidak jelas.

” Pernah sih beberapa kali dikirim gas 3 kg dalam jumlah tertentu, namun setelah itu menghilang tidak ada lagi pengiriman. Padahal agen tadi tetap mendapat pasokan gas dalam jumlah banyak namun tak kunjung diberikan kepada kita yang sudah menanamkan uang investasinya,” kata salah seorang pengusaha yang minta namanya dirahasiakan.

Rupanya, langkah mereka sebelum sampai di Jakarta Pusat terlebih dahulu mengadukan ke Pertamina Jabar yang berlokasi di kawasan Gasibu Bandung. Sudah bisa ditebak jika hasil yang didapatkan tidaklah menggembirakan bahkan jauh dari yang diharapkan. Tidak berhenti sampai disana tapi juga pernah mengadukan ke Hiswana Migas Cianjur untuk aduan yang sama, hasilnya tidak jauh berbeda alias tidak menggembirakan.

” Jadi tidak tiba-tiba langsung datang ke Jakarta karena perjuangan kita untuk menuntut hak tersebut sudah berjalan empat bulan lamanya dari Cianjur terus ke Bandung. Sudah jelas kok dugaan pelanggaran yang dilakukan agen tersebut, tapi kok susah amat untuk kembalikan uang kami. Sampai kapan pun kami tidak akan berhenti memperjuangkan apa yang menjadi hak kami, jangan sampai ada korban lagi,” bebernya.

Para pengusaha tadi mencium adanya ketidakberesan saat menuntut pertanggungjawaban pemilik agen tersebut karena diindikasikan adanya pihak tertentu yang membekingi.

” Kita curiga ada oknum petinggi Pertamina yang membekingi karena terkesan pemilik agennya tersebut sulit sekali dimintai pertanggungjawaban. Padahal sudah jelas duduk persoalannya berikut data dan bukti-buktinya maka kita harapkan dari pusat adanya tindakan tegas,” imbuhnya.

Namun, pihak Pertamina sendiri membantah adanya beking membekingi. Lantaran siapa pun yang berada di belakang PT. RPM akan dimintai pertanggungjawabannya apabila melakukan kesalahan. Apa yang menjadi tuntutan warga tadi akan ditindaklanjuti dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi di instansinya untuk menyikapi persoalan tersebut.

” Saya bertugas disini baru seminggu, namun sudah memahami apa yang menjadi keluhan para pengusaha yang ditujukan kepada PT. RPM tersebut. Nanti secepatnya akan disampaikan perkembangan terkait apa yang menjadi tuntutan pengusaha dari Cianjur yang datang ke Jakarta ini,” ungkapnya pria yang menolak disebutkan namanya ini beberapa waktu lalu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here