Jalan Penghubung 3 Desa Di Kec. Cibeber Ambrol

0
95
Jalan penghubung 3 desa di Kec. Cibeber ambrol

Laporan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com – Jalan alternatif penghubung tiga desa setinggi sepuluh meter di Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Akibatnya, aktivitas warga di tiga desa tersebut, yaitu Desa  Cimangu, Cibadak dan Girimulya, terganggu dan bahkan nyaris lumpuh. Lantaran akses jalan yang biasa digunakan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Hanya kendaraan roda dua yang bisa melalui jalan tersebut, itu pun harus hati-hati karena jalan sudah miring.

Hasil pantauan di lapangan, jalan Desa Cimanggu Kampung Bolang -Pasir Ibrahim yang menjadi penghubung tiga desa itu sepanjang satu kilometer  baru rampung dirabat beton. Dananya menggunakan anggaran Dana Desa.

Namun, tidak adanya penahan tanah  dari sebelah kiri bahu jalan, mengakibatkan terjadinya pergeseran tanah. Terutama tanah dari atas sebelah kanan sawah milik warga, hingga  terancam putus.

Babinkamtibas Desa Cimanggu Yudha.Y.S mengatakan. pihaknya mengetahui  jalan tersebut ambrol setelah adanya laporan dari warga pengguna jalan yang tidak bisa melalui.

” Kami langsung croscek ke lokasi, memang betul ambrolnya hampir setengah bahu jalan diperkirakan sepuluh meter dari jurang kali,” kata dia kepada wartawan, Sabtu (21/10/).

Menurut dia, ambrolnya jalan tersebut diperkirakan pukul.03.00 WIB dini hari. Pihaknya baru tahu setelah adanya laporan dari warga yang akan berangkat ke pasar menggunakan roda emapat. ” Ketehauannya sama warga yang akan berangkat kepasar,” ujarnya menegaskan.

Lanjut Yudha mengatakan, ambrolnya jalan penghubung tiga desa itu disebabkan alam atau pergeseran tanah yang terus menerus diguyur hujan hingga menyebabkan ambrol karena tanahnya labil.

” Untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi, kami bersama warga melakukan penjagaan di lokasi,” ucapnya.

Sementar itu Sekertaris Desa Cimanggu Dendi Setiawan menambahkan, akibat ambrolnya jalan tersebut warga pengguna  roda empat  tidak bisa melalui jalan tersebut. Untuk sementara mungkin harus memutar ke jalan Desa Cibadak yang tembusnya ke kampung Ereng.

“Tapi kalau roda dua masih bisa lewat dan kami bersama Babinkamtibmas dan warga membantunya,” kata Dendi.

Menurut Dendi, pihaknya selaku pejabat desa sudah melakukan laporan ketingkat kecamatan untuk segera dilaporkan ke BPBD Kabupaten, agar secepatnya ditinjau ke lokasi.Karena ambrolnya sudah setengah bahu jalan dan bahkan jalan terancam putus.

” Kami sudah melakukan laporan ke kecamatan  untuk segera di laporkan ke  BPBD kabupaten,” pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here