Jalan  Cor Beton Masih Basah  Rusak Diinjak Orang Tak Dikenal  

0
332
jalan yang baru dicor beton rusak diinjak orang tak dikenal

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Pembangunan cor beton jalan Jati-Cikondang sepanjang 4 KM itu dibiayai dari dana hibah PLN dan dikerjakan PT. Beverint Hydro Tech Konsorsium.   Cor beton jalan yang kini tengan dikerjakan yaitu di Kampung Mekarjaya RT 03/05, Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung. Namun pada Jumat (05/01) sekira pukul 05,00 WIB, jalan yang baru dicor terlihat mengalami rusak berat. Hampir sepanjang jalan yang baru dicor,  terlihat bekas roda motor dan bekas injakan kaki orang tak dikenal.

Tentu saja kejadian tersebut membuat heboh warga setempat dan disesalkan banyak orang termasuk pihak pengusaha dan Pemkab Cianjur. Hingga Humas Pemkab Cianjur membuat status  pada akun FBnya. ” Kami turut  prihatin dengan sebahagian  masyarakat yang  sangat tidak terpuji dan tidak bertangung jawab serta nyata-nyata merusak  dan menghancurkan semua impian,” kalimat-kalimat tersebut banyak yang menyukai (like).

Salah seorang warga setempat, Iwan (44) mengatakan, pengerjaan cor beton jalan itu dimulai Kamis (04/01) sekira pukul 20,00 WIB. Pekerjaan itu baru selesai pada  pukul 4,00 WIB dinihari. Seluruh pekerja langsung bubar. Ujung  jalan langsung ditutup, dihalangi beberapa batang  bambu.

Namun pada pagi hari sekira pukul 06,00 WIB, warga heboh. Pasalnya, cor beton jalan yang baru saja dikerjakan  rusak berat. Di jalan yang baru selesai dicor itu terlihat bekas ban motor dan banyak lubang bekas injakan kaki orang tak dikenal.

Rusaknya cor beton jalan itu diduga diinjak warga sekitar yang hendak pergi ke pasar. “ Karena selain adanya bekas ban motor dan bekar injakan kaki juga ada kerusakan bekas tentengan tempat belanja,” kata Iwan saat dihubungi,  Sabtu (06/01)  siang hari.

Sementara tokoh pemuda Desa Cikondang, H. Supyan yang akrab disapa H. Seprit mengatakan, pihaknya ikut prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut. Karena jalan yang bagus merupakan impian semua warga Desa Cikondang, Jatisari, Jati, Sukajaya , Sukarama dan warga desa lainnya.

Seprit menambahkan, pihaknya tidak menyalahkan  oknum warga yang menginjak jalan yang masih basah. Tapi pihak pengusaha PT. Beverint Hydro Tech Konsorsium,  tergolong teledor dan lalai dalam melaksanakan pengerjaan jalan. Karena petugas K3 nya seakan tidak ada. Sebab setiap  mobil, motor yang mau masuk jalan cor beton  yang  masih basah, diputar arahkan para pemuda warga setempat yang tiap hari bekerja tanpa upah dari pihak pengusaha, hanya mengandalkan hasil kenclengan.

Papan petunjuk arah jalan masuk jalan lingkungan untuk motor dan papan petunjuk arah untuk mobil, itu dibuat atas inisiatif  warga setempat. Karena itu diharapkan Pemkab Cianjur, PLN dan dinas instansi terkait mohon pihak pengusaha ditegur. “ Supaya sikon di tempat bekerja kondusif hingga pekerjaan selesai dengan baik dan kualitasnya baik pula,” ujar Seprit.

Dilain pihak pimpinan PT. Beverint Hydro Tech Konsorsium, Erwin saat dihubuni di ruangan kerjanya, Sabtu (06/01) mengatakan, memang benar cor beton jalan telah mengalami kerusakan, adanya injalan roda motor dan injakan bekar kaki orang tak dikenal. Semua itu telah diperbaiki kembali dan kejadian tersebut telah dilaporkan pada pihak yang berwajib.

Ditanya mengenai K3, pihaknya mengaku, K3 tiap saat selalu ada dan bertugas di lokasi pekerjaan. “ Hanya mungkin saat itu kecapaian dan langsung pulang. “ Karena jalan dari dua arah ditutup batang bambu,” kilah Erwin pada wartawan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here