Heboh, Paspor Bekas Dibeli Sampai Rp 25 Juta

0
238
Mantan TKI rame-rame ngumpulkam paspornya karena ada kabar akan dibeli sampai Rp 25 juta

Liputan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com – Para mantan Tenaga Tekerja Indonesi (TKI) beramai-ramai menyerahkan pasport dengan harapan dapat dana jutaan rupiah yang konon akan cair setelah mengumpulkan paspor (24/10).

Salah satunya Euis Susilawati (25) mantan TKW asal Kampung Cisitu Desa Margaluyu Kecamatan Cibeber Cianjur Jawa Barat. Euis menyerahkan paspor ke salah seorang pengepul di Kampung Joglo, Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Selain mengumpulkan paspor, dia juga diminta mengumpulkan fotokopi KTP dan KK yang kemudian dimasukan ke dalam satu map.

“Menurut informasi orang lain sudah mengumpukan sejak lima bulan lalu, kalau saya sih baru sekarang,” katanya.

Dia bersedia mengumpulkan pasport dan sejumlah fotokopi identitas lainnya setelah menerima informasi akan dibayar sebesar Rp 25 juta dan untuk pasport yang sudah mati dibayar dengan harga Rp 7 juta.

“ Saya tidak tahu cairnya kapan, ya mudah-mudahan secepatnya. Daipada disimpan di rumah juga gak terpakai ya mending saya kumpulkan, mudah-mudahan nanti cair,” paparnya.

Euis berharap, pengepul menepati janjinya dan benar-benar memberikan uang tersebut yang rencananya digunakan sebagai modal usaha.

“ Saya kan sudah gak keluar negeri lagi. Saya di rumah buka usaha, kalau dapat dana itu ya buat nambah-nambah modal, kan lumayan juga,” kilahnya.

Sementara itu salah seorang pengumpul pasport asal Kampung Joglo Desa Cihaur Kecamatan Cibeber, Ati Mulyati mengaku,  pengumpulan pasport tersebut merupakan program dari Kementerian Tenaga Kerja.

“ Ini intruksi dari kementerian dengan tujuan agar TKW gak berangkat lagi ke luar negri, karena akan dikasih modal sebesar Rp 25 juta. Jika telah cair nantinya pasport akan kembali ke tangan pemilik,” kata dia.

Dilain pihak Sekertaris Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Cianjur Heri Suparjo mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya program dari Kemenakertrans terkait modal usaha tersebut. Pastinya kalau memang benar program itu dari pemerintah pasti ada pemberitahuan ke pihaknya.

” Yang jelas program pemberian modal usaha kepada mantan TKI dengan cara ngumpulin pasport itu tidak ada. Bahkan hal itu kami nyatakan ilegal,” jelasnya.

Menurut dia, dikhawatirkan pasportnya disalahgunakan. Karena sekarang banyak modus yang dilakukan para oknum  tidak bertanggungjawab demi meraup keuntungan. Salah satunya sekarang ini heboh dikalangan masyarakat.

Heri menyatakan, pihaknya akan membuat surat edaran ke setiap desa dan kecamata. Isinya soal perekrutan pasport itu ilegal dan secepatnya laporan ke pihak berwajib.

” Kami akan berupaya secepatnya dengan membuat surat edaran ke setiap desa dan kecamatan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan perekrutan pasport. Dan kalau memang ada secepatnya berkoordinasi dengan pihak Disnaker,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here