Gara-Gara Melempar Rokok Ke Orangutan, Harus Berurusan Dengan Hukum

0
144
Jangan sembarangan memberi sesuatu pada binatang yang ada di kebun binatang. Sebab, salah-salah bisa berurusan dengan hukum

Laporan : Ruddy Cahyo

Bandung, metronusantara.com – Ini tentunya merupakan peringatan bagi para pengunjung kebun binatang. Jangan suka iseng memberi makanan, minuman atau sesuatu yang tidak layak dikonsumsi binatang yang ada di kandang. Seperti, salah satunya adalah rokok. Sebab, bisa berurusan dengan pihak yang berwajib.

Buktinya, lihat saja kasus yang dialami DJ (27), warga Kota Cimahi. Gara-gara melempar rokok ke orangutan, pria yang berprofesi sebagai pedagang Batagor (bakso tahu goreng) ini harus berurusan dengan polisi. DJ dituding telah melanggar Pasal 302 KUHP, tentang penganiayaan terhadap hewan.

Menurut keterangan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (04/03) lalu. Saat itu, ia bersama anak istrinya memanfaat waktu liburnya dengan berwisata ke Kebun Binatang Bandung.

Sesampainya di kebun binatang, mereka berkeliling untuk melihat aneka satwa koleksi Kebun Binatang Bandung. Sampai ke kandang orangutan, kata DJ, sekira pukul 12.00 WIB.

“ Sebelum saya mendekati kandang orangutan, memang ada orang, namun pas saya masuk sudah tidak ada orang. Saya melihat orangutan itu sedang merokok,” aku DJ.

Melihat orangutan yang sedang merokok, DJ memanggil anaknya yang baru berusia lima tahun untuk melihatnya. Karena DJ menilai orangutan yang sedang merokok itu merupakan hal yang lucu dan langka. Selang beberapa menit, orangutan yang bernama Ozon itu keluar dari kandangnya dan mendekati DJ.

Dikira DJ, Ozon mendekati untuk minta rokok lagi. Bahkan yang kedua kalinya Ozon menengadahkan tangannya ke arah DJ. Melihat tingkah Ozon demikian, DJ pun secara spontan memberi rokok pada Ozon.

“ Saya juga awalnya ragu, boleh tidak memberi rokok, tapi tidak ada larangan, maka saya pun reflek nyalain rokok lalu saya kasihkan dan saya juga tidak tahu apa yang saya lakukan itu ada yang merekam,” jelas DJ pada awak media, seraya menambahkan, saat itu selain tak ada larangan, ia pun tak melihat ada petugas kebun binatang yang mengawasi kandang.

Atas perbuatannya itu, DJ mengaku menyesal. DJ tidak tahu perbuatannya itu melanggar etika dan hukum. Kepada eluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Bandung dan manajemen Kebun Binatang Bandung, DJ menyatakan memhon maaf atas segala kekhilapan dan kesalahannya tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here