Gara Gara Bawa Senjata Tajam Terpaksa Berurusan Dengan Polisi

0
169
Gara-gara bawa senjata tajam tanpa ijin, MU terancam hukuman 10 tahun penjara

Laporan : Rahmat Saleh

Kapuas, metronusantara.com – Gara-gara bawa senjata tajam jenis pisau belati, MU (32), terpaksa harus berurusan dengan polisi di Polsek Kapuas Murung. MU kedapatan membawa belati saat berada di sebuah warung di Desa Sumber Alaska G-1 RT 09/01 Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, MU terpaksa digiring ke Polsek Kapuas Murung pada Selasa (10/10) sekira pukul 11.30 WIB.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar, S.H., S.IK., M.H., melalui Kapolsek Kapuas Murung Ipda Subandi, S.H. mengatakan, peristiwa penangkapan tersebut bermula pada saat dirinya bersama dua anggotanya melaksanakan patroli.

Lebih lanjut Ipda Subandi mengatakan, pada saat tiba di tempat kejadian perkara, pihaknya melihat tersangka yang duduk di dalam warung tersebut. Tingkah lakunya mencurigakan kemudian petugas menghampiri serta melakukan pemeriksaan badan terhadap tersangka.

“ Pada saat dilakukan penggeledahan badan, kami temukan satu bilah senjata tajam jenis belati lengkap dengan sarungnya yang diselipkan di pinggang sebelah kanan,” papar Ipda Subandi menceritakan kronologis penangkapan, Kamis (12/10) sekitar pukul 09.10 WIB.

Kini tersangka MU mendekam di rumah tahanan Polsek Kapuas Murung. Kepada MU akan dikenakan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI No. 12 tahun 1951 tentang membawa senjata tajam tanpa ijin.

“ Adapun ancaman hukuman maksimalnya 10 tahun penjara,” jelas Ipda Subandi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here