Dua Perempuan Paruh Baya Hanyut Terbawa Arus Sungai Cibala

0
190
Derasnya arus sungai Cibala mengakibatkan jembatan gatung putus dan menghanyutkan dua perempuan paruh baya

Laporan : Aldan

Cianjur, metronusantara.com – Dua orang perempuan yaitu, Ikah (55) dan Enan (50), hanyut terbawa arus sungai Cibala, Selasa (6/3) sekira pukul 16:00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kedua wanita paruh baya tersebut hendak pulang kerumahnya dan melintas jembatan gantung sungai Cibala Desa Ciguha Kecamatan Sukanagara, setelah beraktivitas dari sawah. Namun secara tiba-tiba air sungai Cibala banjir dan meluap hingga memutuskan jembatan gantung tersebut. Akibatnya, keduanya terbawa arus dan sampai sekarang  belum diketemukan.

Rohanah (52) salah seorang saksi mata, warga Desa Ciguha mengatakan, kedua korban tersebut terbawa hanyut sungai Cibala akibat banjir dan luapan air yang memutuskan jembatan gantung.

” Saat kejadian itu saya melihat langsung ada dua orang ibu-ibu yang hendak pulang dari sawah dan berjalan kaki di jembatan gantung itu, namun secara tiba-tiba  air sungai banjir hingga meluap sampai memutuskan jembatan tersebut. Pada saat itu keduanya persis ditengah jembatan,” kata Rohanah.

Setelah itu, lanjut Rohanah, ia melaporkannya kepihak desa, bahwa jembatan gantung terputus dan dua orang perempuan terbawa arus.

” Saya langsung melaporkannya ke pihak desa untuk meminta pertolongan agar kedua ibu-ibu yang terbawa arus bisa terselamatkan, namun air sungai cukup deras sampai sekarang korban belum diketemukan,” ujarnya.

Sementar itu, Camat Sukanagara Firman Edi mengatakan,pihaknya sudah mendapatkan laporan atas putusnya jembatan gantung sungai Cibala itu kemarin sore. Hingga menyebakan dua orang wanita hanyut  terbawa arus.

” Kami langsung meminta bantuan TNI, Polri untuk mencari kedua korban yang terbawa arus tersebut,” kata Firman, Rabu (7/3).

Firman menyebutkan, pencarian belum ada hasil karena terkendala medan dan arus sungai. Sehingga sampai menjelang malam hari pencarian di hentikan.

” Kami juga disini berupaya terus mencari dengan alat seadanya dan dibantu juga tim BPBD dari Cianjur,” katanya.

Kaban BPBD Kabupaten Cianjur Dodi Permadi mengatakan, pihaknya telah mengerahkan anggota ke lokasi dari kemarin sore setelah ada laporan dari pihak kecamatan.

” Namun kemarin pencarian sempat dihentikan karena terkendala medan dan arus sungai, mudah-mudahan kedua korban cepat ditemukan,” kata Dodi, Rabu (7/3), melalui pesan singkatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here