Diduga Karena Dendam, Dua Perantau Duel Hingga Tewas

0
55
Iluatrasi

Laporan : Sutarji / R.Rahmat Saleh

Kapuas, metronusantara.com –  Entah yang ada dipikiran kedua perantau ini. Hingga mereka nekad bertarung hingga keduanya tewas bersimbah darah. Dugaan sementara, mereka nekad bertarung nyawa karena dendam lama.

Keua perantau yang ditemukan telah tak bernyawa ini adalah, Yanto Ardianto (41) warga Handel Untung, RT.003 Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas Kalteng. Sedangkan seolah lagi adalah Dawi (50) warga Negara Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Prov Kalsel.

Kedua orang tersebut tewas setelah bertarung nyawa di rumah kontrakannya yang berlokasi di Desa Bereng Malaka, Kecamatan Rungan  Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalteng, Jumat (06/10) sekira pukul 19.00 WIB.

Menurut keterangan warga sekitar, keduanya merupakan warga pendatang yang baru tiba di Desa Bereng Malaka kurang lebih dua minggu yang lalu. Warga menemukan keduanya bersimbah darah setelah curiga melihat keadaan rumah yang terbuka dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rungan.

Kapolsek Rungan Ipda Marolop Purba berserta anggota yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), segera melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi disekitar.

Kepada awak media, Ipda Marolop mengatakan, diduga kuat, tewasnya kedua orang perantau itu karena dendam lama. ” Untuk saat ini kedua korban telah kita evakuasi dan ditemukan barang bukti berupa satu buah badik dan satu buah pisau disamping kedua mayat korban,” ungkap Ipda Marolop, Sabtu (7/10).

Selanjutnya dari hasil visum di Puskesmas Rungan ditemukan luka pada kedua korban. Pada Dawi luka robek di dada dengan panjang empat cm memutuskan hubungan tulang rusuk dan tulang dada serta luka ditangan

Sedangkan Yanto mengalami luka dibagian dada sebanyak tiga luka, dua pada dada kanan, satu luka disamping dada kiri dan luka dibagian tangan sebelah kiri.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here