Di Jalan Pintu Rel KA Cipeuyeum Sering Terjadi Kecelakaan

0
378
Di jalan pinti rel kerata api ini tepatnya di bilangan Cipeuyeum, sering terjadi kecelakaan lalu lintas terutama dialami oleh para pengendara sepeda motor

Liputan : Sam

Cianjur, metronusantara.com – Di jalan raya Cianjur-Bandung, tepatnya di pintu rel Kereta Api (KA)  Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi, sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Terutama pada malam hari. Hal itu terjadi karena selain banyaknya lubang kecil tapi cukup dalam. Selain itu tidak dipasangnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kecelakaan lalu lintas itu dialami Usman Saputra (32) warga Kampung Damuktu Depok, Minggu (19/11) malam kemarin. Ia jatuh terpental dari motornya akibat roda depan motor yang ditungganginya  nginjak lubang di tengah jalan pintu KA Cipeuyeum. Akibatnya, Usman mengalami patah tulang dan kaki kirinya lecet.

Usman menjelaskan, ia berangkat dari Depok sekira pukul 17.30 WIB menuju Kampung Sapan Desa Bojongsoang Kabupaten Bandung. Namun setibanya di Cianjur hujan turun deras. Hingga sampai di Kawacan Cipeuyeum masih gerimis.

Nahas, sesampai di pintu rel kereta api ia jatuh terpental dari motornya, karena jalannya lincin dan bolong. Karena itu, ia pun  mengurungkan niatnya untuk ke Bandng. Lebih baik pulang kembali, karena pergelangan tangan kirinya patah.

” Saya membatalkan niat pergi ke Bandung, karena tangan dan kaki terasa sakit, saya akan berobat dahulu ke ahli tuang dan langsung pulang lagi ke Depok,” Ucap Usman, sambil merintih kesakitan.

Sementara itu, salah seorang tukang ojek  yang tiap malam mangkal di pertigaan dekat pintu Kereta Api Cipeuyeum Agus (35) mengatakan, kecelakaan pengendara sepeda motor itu bukan sekarang saja, tapi hampir tiap malan selalu ada yang jatuh. Apalagi disaat musim hujan seperti sekatang. Hal itu akibat jalan di rel kereta api banyak lubang yang lebarnya sekiar 30 cm dengan kedalaman sekitar lima sapai dua puluh centi meter. “ Kebanyakan yang jatuh celaka itu warga luar Kecamatan Haurwangi,” kata Agus.

Seperti malam minggu sebelumnya, lanjut Agus, ada 4 kali yang jatuh bersama motornya. Apalagi yang menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi, pas roda depannya menginjak lubang, pengemudinya terpental.

Karena itu Agus bersama warga dan juga para pengguna jalan mengharapkan pada pihak pemerintah, baik pusat, provinsi mau pun Pemkab Cianjur agar segera memperbaiki jaan tersebut. “ Sebab kalau dibiarkan saja, jalan akan semakin rusak dan kecelakaan pun akan semain bertambah,” ujarnya dengan nada agak tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here