Desa Bojongpicung Tak Ajukan Program Pembanggunan Pada Musrenbang Kecamatan

0
29
Rapat Musrembang Tingkat Kecamatan Bojongpicung

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Musyawawah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tingkat kecamatan, yang pelaksanaannya dimulai dari tingkat Desa (Musrenbangdes) dan kedusunan (Musdus), itu benar dilaksanakan denga cara bertahap dan berjenjang. Nanti pelaksanaan pembangunannya akan dibiayai dari APBD Kabupaten Cianjur.

Namun, seluruh ajuan yang dimasukan pada Musrenbangdes ternyata selalu banyak meleset dari yang diajukan saat Musrenbang tingkat kecamatan.  Hal itu sudah beberapa kali terjadi. Hingga dilaksanakannya Musdus, Musrenbangdes tingkat desa maupun Musrenbangdes tingkat Kecamatan, seakan percuma dan hanya menghamburkan biaya dan waktu saja. Dampaknya, hingga pihak desa menjadi sasaran negatif dari masyarakat.

Salah seorang pengurus BPD Bojongpicung, Way Way (47) mengatakan, tidak mengirimkan program pembangunan desa saat Musrenbang tingkat Kecamatan, karena keterlambatan penandatanganan  pihak Pemerintahan Desa Bojongpicung.  Hingga  bila diajukan pun belum tentu akan ada realisasiya, seperti tahun sebelumnya.

Karena itu, untuk menganjukan program pembangunan pada Musrenbangdes merasa malas. Karena kalau tidak ada realisasinya, maka pihaknya akan menjadi sasaran negatif dari warga. Seakan pihaknya yang mempermainkan pengajuan program saat Musrenbangdes.

Way Way berharap pada Pemkab Cianjur, bila program sudah dimasukan pada Musrenbangdes, mohon direalisasikan sesuai dengan pegajuan. Karena yang diajukan tersebut itu benar hasil musyawarah dari Musdus, Musrenbangdes dan menjadi proritas utama dari masyarakat.

Selain itu, ia meyakini, ajuan Musrenbangdes yang tidak ada realisasinya itu bukan saja di Desa Bojongpicung saja, tapi hal itu terjadi di seluruh desa yang ada di Kecamatan Bojongpicung.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Cianjur, yang saat itu ikut menghadiri Musrenbang Kecamatan Bonongpicung, H. Sapturo menjelaskan, menghadiri Musrenbang Kecamatan Bojongpicung, itu merupakan suatu mewajiban pihaknya. Karena seluruh program pembangunan yang diajukan dari masing-masing desa akan dimusyawarhkan lebih lanjut di Kabupaten Cianjur. Hingga pihaknya akan menggiring program hasil Musrenbangdes sekarang.

Sapturo berharap, program pembangunan yang menjadi proritas dari setiap desa dapat direalisasikan pembagunannya oleh Pemkab Cianjur. Namun bagi desa yang tidak mengajukan program pembangunan itu sangat disayangkan. Karena seluruh pembangunan diawali dari hasil Musrenbangdes.

“ Kami sangat berharap, Pemkab Cianjur, mampu merealisasikan program ajuan masyarakat yang diajukan melalui Musrenbangdes,” ucap Sapturo.

Selanjtnya Sapturo mengatakan, seluruh desa agar bisa memanfaatkan Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembangunan dan peningkatan kualitas ekonomi, pendidikan dan  kesehatan seluruh warga desa.

Selain itu, setiap desa dengan desa lainnya harus benar sinergis. Utamanya dalam menentukan pembangunan infrastruktur jalan dan saluran irigasi.

“ Karena infrastruktur tersebut sipatnya saling mendukung dari desa yang satu ke desa lainnya,” jelas H. Sapturo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here