Aparat Desa Yang Menjadi Bakal Calon Kades Harus Mundur Dari Jabatannya

0
301
Kantor Desa Ciranjang

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Cianjur Tahun 2018 tahap pertama akan segera digelar. Di Kecamatan Ciranjang ada 3 desa yang akan melaksanakan Pilkades. Yaitu, Desa Ciranjang, Mekargalih dan Sindangjaya.

Dari sekian banyak Bakal Calon (Balon) Kepala Desa yang mendaftar. Bukan hanya dari berbagai kalangan masyarakat saja. Tapi ada juga dari pengurus BPD, aparat desa dan bahkan mantan kades pun ikut pula mendaftar menjadi Balon Kades.

Salah seorang asal putra daerah Desa Ciranjang, Erwin (48) mengatakan,  ada tiga orang aparatur Desa Citanjang, yang ikut mendaftar menjadi Calon Kades. Diantaranya,  Ojak Supriatna, H. Deden Ependi SH, Agus dan anggota BPD Ciranjang,  Iwan Yusup ikut pula daftat menjadi bakal calon Kades Ciranjang.

Maka dengan keikutsertaannya aparatur desa dan anggota BPD, banyak pihak yang menyorotinya. Karena selain harus mengundurkan diri terlebih dahulu dari jabatan yang sekarang diembannya. Selain itu, motor inventaris milik desa harus segera dikembalikan jangan dipakai pihak Calon Kades. Karena hal itu merupakan pelanggaran dan memicu kecemburuan bagi Calon Kades lainya.

“ Karena itu, kepada pihak Pjs Kepala Desa dan pihak panitia Pilkades, mohon segera dimintai pertanggung jawabannya, aparat desa dan anggota BPD harus mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya dan motor inventaris mohon segera dikembalikan pula,” tegas Erwin.

Pjs Kepala Desa Ciranjang, Gunarto menjelaskan, tiga orang aparatur Desa Ciranjang, yakni Ojak Supriatna, H. Deden Ependi SH dan Agus jauh sebelum melaksanakan pendaftaran, pihaknya bersama Sekdes  sudah memberi tahu hal tersebut. Yaitu supaya  segera menulis surat pengunduran diri atau membuat surat minta cuti. Selain itu juga motor inventasir segera dikembalikan ke Kantor Desa Ciranjang.

Namun hingga kini baru H. Deden Ependi yang sudah selesai membuat surat cuti. Tapi motornya belum dikembalikan ke desa. Sedangkan Ojak Supriatna belum membuat surat cuti dan tidak mengunakan motor inventaris desa. Demikian pula Agus belum membuat surat cuti dan motor pun belum dikembalikan ke desa.

“ Kami akan segera menegur aparat desa yang mencalonkan diri sebagai Balon Kades agar segera membuat surat pengunduran diri atau cuti dan segera mengembalikan motor inventaris desa agar tidak menjadi masalah,” kilah Gunarto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here