Akun Face Book Desa Sukatani Dibajak & Dipakai Menipu

0
218
akun yang dibajak yang dipergunakan pelaku untuk menipu

Laporan : Agustus

Cianjur, metronusantara.com – Media sosial saat ini sepertinya sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia. Konon katanya, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang warganya paling banyak memgunakan media sosial dan internet. Namun mesti diingat, menggunakan medsos itu ada positif dan negatifnya.

Contohnya, melalui face book banyak informasi yang diperoleh penggunannya. Bisa saling tegur sapa dengan saudara, teman bahkan  bisa dipakai untuk bisnis dan masih banyak hal yang lainnya.

Namun sayang, selalu saja ada orang yang memanfaatkan semua itu untuk melakukan hal yang dapat merugikan pengguna lain. Salah satunya dengan dijadikannya sebagai alat untuk menipu. Seperti yang terjadi pada akun face book Desa Sukatani Kecamatan Haurwangi Cianjur Jawa Barat. Melalui akun Desa Sukatani, seorang mengirim pesan pada warga atau teman Kades Sukatani untuk meminta sesuatu.

Karuan saja hal tersebut membuat pusing Kades Sukatani Ajat Sudrajat. Ia mendapat laporan dari teman atau warga Desa Sukatani yang mendapatkan inbox dari akun FB Desa Sukatani yang meminta bantuan untuk dipinjamkan uang atau minta diisikan pulsa. Mendapat laporan demiian, maka Ajat segera melaporkannya ke Polres Cianjur untuk dapat ditindak lanjuti.

“ Kepada warga kami harap hati-hati apalagi jika ada yang meminta sesuatu melalui akun face book Desa Sukatani, sebaiknya segera konfirmasikan pada kami,” kata Ajat, saat ditemui Jum’at (5/1)

Selanjutnya Ajat mengatakan, semua itu terjadi saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya ke Cianjur. Tepatnya pada  24 Desember 2017 yang lalu. Saat itu ada yang inbox dengan nama akun Arumi menanyakan no hp yang dipake untuk akun yang dipakai Ajat. Selanjutnya orang tersebut minta tolong jika ada verifikasi ke no tersebut agar dikirimkan ke inboxnya dengan alasan akun FB nya tidak bisa dibuka.

Saat ada verifikasi, langsung saja Ajat kirimkan ke inbox atas nama Arumi tersebut. “ Saya tidak berpikir panjang saat itu mungkin saya terlalu lelah dan cape, selang beberapa jam saat saya mau pergunakan FB tersebut ko ngak bisa masuk karena sandi salah,” terang Ajat.

Masih dikatakan Ajat Sudrajat, dirinya tidak berpikir yang tidak-tidak, setelah tidak bisa masuk akunnya Ajat pun segera buat akun lain. Namun tak lama kemudian ada beberapa teman yang menanyakan lewat WA tentang kebenaran inbox saya yang meminta tolong untuk dikirimi uang dan juga pulsa.

Ajat pun jadi bingung dan setelah Ajat tanya inboxnya ternyata memakai akun yang dipakai Desa Sukatani yang memang sudah tidak bisa saya buka.

“ Disitu saya baru sadar bahwa ada yang mempergunakan akun tersebut untuk hal yang tidak baik, maka segera saya laporkan kejadian tersebut ke Polres Cianjur yaitu pada Sabtu tanggal 30 Desember 2017 untuk dapat ditindak lajuti, dan semoga polisi bisa segera menangkap pelakunya,” ujar Ajat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here