1,5 Ha Sawah Yang Diserang Hama Wereng Akhirnya  Dibakar

0
274
Padi yang diserang hama wereng, akhirnya dibakar

Laporan : Sam AS

Cianjur, metronusantara.com – Akibat adanya serangan hama wereng coklat pada tanaman padi, puluhan hektar terancam gagal panen. Bahkan, 1,5 hektar sudah mengering mati total. Sawah tersebut berlokasi di blok Kepuh, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Cianjur Jawa Barat.

Padahal, telah beberapali dilakukan antisipasi dengan melakukan penyemprotan pestisida. Namun hama wereng coklat, masih tetap menyerang tanaman padi milik para petani warga Desa Cibiuk,

Berdasarkan teori yang ada dan berdasarkan pengalaman yang sudah dilakukan, maka untuk menekan siklus  berkembang biaknya hama wereng coklat,  diantaranya tanamana padi yang sudah terserang hama wereng khususnya yang sudah mengering, harus segera dibakar. Sedangkan tanaman padi yang masih segar belum terserang hama wereng itupun harus segera diantisipasi dengan melakukan penyemprotan pestisida.

Selanjutnya berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Muspika Ciranjang, Balai Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (BPTPH) Kecamatan Ciranjang, Pemerintahan Desa Cibiuk dan spara petani yang berada di Kelompok Tani Sugih, maka sepakat tanaman padi yang sudah mati hingga mengering seluas kurang lebih 1,5 Ha, Jumat (26/01) sekira pukul 14.00 WIB dimusnahkan dengan cara dibakar.

Camat Ciranjang Saepul Anwar menjelaskan, serangan hama wereng coklat itu jauh sebelumnya telah dikendalian, diantisipasi degan cara melakukan beberapa kali penyemprotan pestisida.

Namun nyatanya tak mempan. Bahkan serangan hama wereng semakin menjadi. Hanya dalam kurun waktu satu pekan, 1,5 Ha langsung mati dan mengering. Karena itu, pihaknya bersama jajaran Koramil, Polsek, BPTPH, Pemerintahan Desa Cibiuk dan pengurus Kompok Tani Sugih, berupaya untuk menindakanjuti dengan melakukan pencegahan. Supaya serangan hama wereng coklat siklusnya terputus  tidak terus berkembang biak. Karena takut tanaman padi yang masih mumus terserang pula.

Maka berdasarkan hasil kesepakatan dengan para petani, tanaman padi yang sudah mati mengering terserang hama wereng, dimusnahkan dengan cara dibakar. “ Sedangkan tanaman padi lainnya disemprot dengan menggunakan pestisida,” kata Saepul.

Kepala BPBTPH Kecamatan Ciranjang,  Ida Rochida menjelaskan, sebenarnya luas hamparan tanaman padi yang terserang hama wereng coklat  hingga mati mengering, milik H. Omid itu seluas 1 Ha dan ditambah  beberapa, tanaman padi di sawah milik petani lain.

Sawah milik H. Omid itu ditanami padi virietas IR 64. Padahal,  varietas  Ir 64 tersebut tidak tahan serangan hama wereng dan sudah bukan Padi Unggul Tahan Wereng (PUTW). Maka saat terlihat spot-spot sudah dilakukan pengendalian dengan melakukan penyemprotan pestisida.

Namun karena cuaca murang mendukung, banyak turun  hujan,  panas dan  angin, maka hama wereng bisa meluas. Hingga seluas 1 Ha terserang hama wereng dan mati mengering.

“ Upaya terakhir untuk membasmi telur wereng yang 3 hari sudah bisa menetas dan supaya tanaman padi lain tidak terserang, maka tanaman padi yang mati mengering dimusnahkan dengan cara dibabat dan dibakar (eradikasi),” kilah Ida Rochida.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here