0
141
Masyakat Desa Selajambe Kec. Sukaluyu nobar film penghianatan G30S/PKI

Laporan : Sandhi/Sophie

Cianjur, metronusantara.com – Mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan menjadi sudut pandang budaya bangsa timur. Meski terkadang ada perbedaan dan selisih paham. Namun justru dengan adanya hal tersebutlah setiap individu akan paham bagaimana karakter seseorang.

Selain membangun dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, perangkat Desa. Salajambe Kec. Sukaluyu Kab. Cianjur Jawa Barat di bawah kepemimpinan Agus Junaedi, mengajak masyarakatnya untuk mengenal lebih jauh tentang paham komunis (PKI).

Caranya dengan menggelar pertunjukan nonton bareng film Gerakan 30 SPKI di aula desa, pada Jum’at (29/9) mulai pukul 18:00 hingga selesai.

Maksud dari pertunjukan film tersebut adalah untuk mengenang dan mengenal siapa yang telah membawa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merdeka serta siapa yang harus kita bela.

Dalam pergelaran tersebut tidak semua usia diikut sertakan, Mengingat adanya tayangan-tayangan yang belum layak untuk di pertontontonkan kepada anak usia dini.

Tidak hanya sampai di situ saja pemerintahan Desa. Salajambe, dalam mempersatukan tali silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan, juga gemar menyantuni anak yatim-piatu yang ada di wilayah desa tersebut.

Seperti yang telah di laksanakan pada Jum’at, 14 Juli 2017 yang lalu. Pihak desa telah mengadakan kegiatan santunan anak-yatim. Meski tidak sekaligus kebagian, tapi di bulan berikut quota peserta santunan akan ditambahkan.

” Harus masyarakat ketahui kegiatan santunan ini, bisa terlaksana berkat keterbukaan hati para petinggi daerah, swadaya instansi pemerintah daerah dan pemerintah desa yang di kolektifkan melalui kantor kecamatan, terlebih menyantuni anak-yatim sudah termasuk salah satu pilar kab. Cianjur,” jelas Kades.

“ Harapan ke depannya, masyarakat benar-benar paham betul, apa itu silaturahmi dan persaudaraan. Sehingga kata, Bersatu Untuk Maju Bersama Untuk Membangun, menjadi moto Desa. Salajambe yang di gagas berdasarkan kesepakatan dan mupakat masyarakat,” kata Agus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here